Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Guna meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terlibat aktif dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba, Direktorat Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatra Utara dan Politeknik Negeri Medan, menyelenggarakan Pertunjukan Seni dan Talkshow dengan tema “Ngabuburit Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba)”.
Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Kemkominfo, yang diwakili oleh Ketua Tim Informasi dan Komunikasi Hukum, Astrid Ramadiah Wijaya, mengungkapkan bahwa upaya pencegahan terus dilakukan secara kolaboratif bersama BNN. Yakni, dalam hal menyediakan dan menyebarkan informasi tentang pencegahan bahaya narkotika dan prekursor narkotika.
“Lewat pertunjukan seni dan talkshow ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba. Sebagai penutup, semoga acara ini membawa manfaat yang besar dan positif bagi kita, masyarakat, dan negara,” ujar Astrid, seperti tertera dalam rilis yang diterima, Kamis (6/4)
Survei nasional yang dilakukan oleh BNN, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021 mendapati bahwa prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia meningkat 0,15%, terlebih survei tersebut menunjukkan prevalensi pemakai narkoba berada pada rentang umur 15 – 58 tahun.
Sosialisasi memerangi narkoba bagi generasi muda pun memerlukan cara yang lebih menarik dan seksama. Penyuluh Narkoba Ahli Madya, BNNP Sumatra Utara, Soritua Sihombing menjelaskan bahwa soft power approach perlu diupayakan untuk pencegahan terutama di civitas pendidikan seperti di kampus. Dalam kesempatan ini, Soritua mendorong mahasiswa untuk turut menjauhi narkoba, terlibat dalam menggunakan dan bahkan mengedarkan.
“Tiga hal yang seharusnya dimiliki generasi muda untuk jauhi narkoba yaitu, KEPO atau kembangkan potensi, BAPER yaitu bawa perubahan, dan UTANG yaitu unggul dan tangguh. Mahasiswa harus menjadi agen perubahan sesuai dengan slogan War on Drugs: Berani Tolak, Berani Rehab dan Berani Lapor,” ujar Soritua.
Kecanduan
Pada kesempatan tersebut, turut hadir Dosen Psikologi Universitas Sumatra Utara, Amalia Meutia, yang menjelaskan tentang kecanduan narkoba dari sisi psikologi. Menurutnya, addiction atau kecanduan dapat dikalahkan oleh connection atau keterikatan. Maka dengan memperbanyak hubungan dan komunikasi dengan orang lain, akan menjauhkan seseorang pada adiksi.
“Secara naluriah manusia diciptakan untuk terikat pada hal tertentu. Jika hal tersebut hal yang baik bahkan pada hal yang buruk sekalipun. Oleh sebab itu, kita perlu terikat pada hal-hal dan kegiatan yang positif,” ujar Amalia.
Dosen Politeknik Negeri Medan, Zakaria Sembiring, juga menjabarkan pengalamannya dalam hal kedisiplinan saat berkuliah ketika menjelaskan visi Politeknik Negeri Medan. “Kedisiplinan yang menurun menjadi celah masuknya pengaruh narkoba bagi generasi muda. Saya ingin mengimbau agar disiplin harus tetap ditegakkan. Jadi, disiplinlah dengan diri sendiri,” Zakaria menegaskan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Direktur 1 Politeknik Negeri Medan Roslina dan Duta Pelajar Anti Narkoba 2020 Elvira Dwi Arista yang juga memberikan semangat kepada anak muda untuk ikut memerangi narkoba. Selain itu, acara diramaikan oleh pertunjukan seni kreatif dari anak muda Medan, yaitu penampilan stand up comedy oleh Syark Muslim dan Frans Joel, serta ditutup oleh grup musik Apricot.
Sekitar 300 mahasiswa dan masyarakat umum hadir dalam kegiatan “Ngabuburit Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba)” yang diharapkan dapat ikut menularkan semangat anti narkoba bagi anak muda lainnya. Acara ini juga ditayangkan secara langsung di akun Youtube Ditjen IKP Kominfo.(M-3)
KKN tematik ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga wadah pembelajaran bagi mahasiswa agar lebih peka terhadap isu-isu sosial.
Ketidakjelasan ini disebut menyebabkan warga negara tidak dapat memprediksi secara rasional apakah kritik atau pendapatnya dapat dipidana.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Selain mahasiswa Polstat STIS yang terdiri dari 227 mahasiswa dan 283 mahasiswi, BPS juga mengerahkan 50 pegawai BPS Pusat, serta pegawai BPS di kabupaten/kota terdampak.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.
Pada Selasa (6/1), BNN bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Imigrasi berhasil membongkar jaringan internasional di Bandara Soekarno-Hatta.
BNN meminta masyarakat tidak ragu melaporkan indikasi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika usai penggerebekan lab narkotika di Ancol.
BNN masih memburu tiga orang, termasuk dua WNA China, terkait laboratorium narkotika liquid vape dan happy water di apartemen Ancol, Jakarta Utara.
Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek laboratorium narkotika liquid vape dan happy water di apartemen Ancol. Empat tersangka jaringan internasional ditangkap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved