Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
CIPATUJAH merupakan salah satu wilayah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki produksi perikanan tangkapan laut terbanyak. Mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tasikmalaya tahun 2022, produksi perikanan tangkap laut di daerah tersebut mencapai 841,20 ton.
Namun, para nelayan pesisir laut Kecamatan Cipatujah acapkali mengeluhkan ketiadaan bengkel yang mampu menangani kerusakan berat mesin kapal di Kabupaten Tasikmalaya akibat keterbatasan alat.
Mereka harus rela merogoh kocek lebih dalam untuk memperbaiki kapal ke Pangandaran dengan jarak 80km atau ke Cilacap sejauh 100km.
Baca juga : Respons Aduan Warga Soal Galian C, Ganjar: Kita Sikat yang Ilegal
"Kemarin-kemarin nelayan di sini kalau memperbaiki mesin laut jauh jadi biayanya bertambah banyak. Belum ongkos perbaikan mesinnya, belum ongkos kesananya, apalagi kalau naik motor gak mungkin karena kita jauh," ucap Ketua Nelayan Balad Ganjar Jawa Barat, Gunawan.
Melihat kondisi sulit itulah, Nelayan Balad Ganjar Jawa Barat berinisiatif menggandeng bengkel milik Sony di Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah dengan memberikan bantuan peralatan perbaikan kapal seperti mesin pres, mesin las, dan lain-lain.
Baca juga : KST Dukung Ganjar Bantu Rompi dan Sepatu Safety untuk Sopir Truk di Garut
Dalam kesempatan itu pihaknya membuka kesempatan perbaikan mesin kapal secara gratis untuk 10 kapal nelayan.
"Jadi manakala ada bantuan alat perbengkelan seperti ini sangat membantu sekali buat masyarakat di sini, minimalnya memperirit pengeluaran pada saat memperbaiki peralatan mesin perahu," ungkap Gunawan.
"Nanti yang menggunakan atau memanfaatkan alat ini bukan hanya nelayan sini saja, dari Garut, dari Pamengpeuk karena mereka kalau memperbaiki ke Cilacap juga tapi kalau disini ada mereka pasti ke sini," imbuh Gunawan.
Pria yang kerap disapa Ugun ini berharap, bengkel Sony juga bisa menyerap tenaga anggota-anggota kelompok nelayan setempat sebagai montir untuk memberikan penghasilan tambahan.
Pemilik bengkel, Sony Al Majid (40) mengaku selama 15 tahun membuka usaha perbaikan kapal, hanya mampu menangani kerusakan ringan saja lantaran peralatan seadanya yang dimiliki.
Dia mengaku senang atas bantuan alat-alat yang dapat membantu menangani kerusakan berat kapal para nelayan.
"Kemarin-kemarin cuma servis ringan, soalnya peralatan ala kadarnya. Alhamdulillah terima kasih sudah dapat bantuan ini, insyaallah ke depan bisa memperbaiki kerusakan berat dan bermanfaat buat para nelayan," kata Sony.
Camang Surahman (68) nelayan asal Desa Sindangkerta yang telah melaut sejak 1975 ini merasa senang atas bantuan pengembangan bengkel lokal kali ini sehingga para pelaut dapat memangkas biaya perbaikan kapal.
"Dulu (kalau mau perbaiki kapal) kadang ke Pangandaran, atau ke Cilacap. Dari sini dua jam ke Pangandaran kalau ke Cilacap lima jam. Alhamdulillah (bantuan ini) bermanfaat juga untuk nelayan di sini," ucap Camang. (RO/Z-5)
Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran sekitar Rp87 juta dari pengalihan beberapa kegiatan di Dinas Perikanan untuk mendukung program tersebut.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Nelayan setempat sudah tidak melaut sejak dua minggu terakhir akibat cuaca buruk.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Nelayan yang ingin melaut diimbau untuk waspada dan selalu mencari informasi terkait cuaca.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
MENYONGSONG satu abad kemerdekaan Indonesia, kedaulatan pangan menjadi agenda prioritas yang wajib dimenangkan.
SEBANYAK 50 Ketua DPD KNTI se-Sumatra dan Koperasi Perikanan melaksanakan Rapat Konsolidasi penguatan simpul jaringan koperasi perikanan di wilayah Sumatra dan Kepulauan Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved