Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang memberikan vaksin meningitis kepada 43 calon jemaah haji (CJH) Kota Padang Panjang di UPTD Puskesmas Gunung, Senin (20/3). Mereka merupakan jemaah yang tertunda keberangkatannya tahun lalu.
Vaksinasi meningitis menjadi salah satu keharusan bagi CJH datang ke Arab Saudi dengan menggunakan visa haji dan umrah. Persyaratan tersebut sebagai bagian dari upaya pemberian perlindungan sekaligus pencegahan terhadap penularan suatu penyakit.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Promosi Kesehatan dan Sumberdaya Kesehatan Dinkes Kota Padang Panjang Oktafiendri menyampaikan, tahun ini informasi dari Kantor Kementerian Agama Padang Panjang, calon jemaan haji tahun ini sebanyak 110 orang.
Baca juga: 18 Ribu Orang Mendapat Vaksinasi Dosis Ketiga Hari Ini
"Ada 50 orang lagi yang akan melaksanakan pada gelombang kedua nanti. Saat ini para calon jemaah haji itu belum melakukan pembayaran dan menunggu Keputusan Presiden untuk biaya pelunasan haji," ujarnya.
Sementara itu Kepala Puskesmas Gunung Widra Yeni selaku pelaksana vaksinasi meningitis menjelaskan, pihaknya selalu ditunjuk untuk memberikan vaksin kepada para calon jemaah haji.
Baca juga: Peternak di Kota Palu Vaksinasi Mandiri Antisipasi Flu Burung
"Kami memiliki alat yang lengkap dan pelaksananya, baik itu dokter, perawat dan lainnya, sudah mendapatkan pelatihan. Mereka yang terus kita tugaskan," tuturnya.
Pada 2023 ini, salah satu perawat di Puskesmas Gunung ditunjuk menjadi Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) untuk Kota Padang Panjang dan saat ini sedang mengikuti pelatihan. (Z-6)
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Prinsip dasar PHBS sebenarnya bersifat universal dan sederhana, yakni memastikan kebersihan tubuh dari unsur luar.
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved