Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras menguyur beberapa wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat sejak Rabu (8/3) malam hingga Kamis (9/3) pagi.
Akibatnya dua aliran Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang meluap merendam ratusan rumah yang ada di di Kampung Bojongsoban, Hegarsari dan Mekarsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik.
Ratusan rumah yang berada di tiga kampung itu terendam banjir setinggi 50 cm hingga 1,5 meter dan menyebabkan 519 KK dengan jumlah 1.661 jiwa masih tetap bertahan di kediaman mereka masing-masing.
Baca juga: Petani Sigi Gagal Panen Karena Sawah Terendam Banjir
Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan pemerintah desa terus melakukan patroli untuk memperingatkan warga agar tetap waspada.
Kepala Desa Tanjungsari Amas mengatakan, "Ketinggian air yang terjadi di tiga Kampung itu antara 50 sentimeter 1,5 meter berada di Bojongsoban, Hegarsari, Mekarsari, tetapi di lokasi lain masih aman. Banjir yang terjadi ke-12 kali disebabkan curah hujan tinggi, hingga sepanjang aliran Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang sudah mengalami pendangkalan tapi selama ini belum ada pengerukan," katanya.
Baca juga: Pemkot Bekasi Perbanyak Polder Air untuk Cegah Banjir
Sementara itu Sekretaris BPBD Kabupaten Tasikmalaya Irwan mengatakan banjir menyebabkan ruas jalan menuju Desa Tanjungsari sekarang tidak bisa dilalui oleh semua kendaraan. Aktivitas belajar mengajar di sekolah diliburkan.
Sementara di lokasi lain, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah rumah ambruk dimiliki Herli Peri Irawan, 49, warga Dusun Girikarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. Dalam kejadian itu, tidak menimbulkan korban jiwa dan petugas Tagana sudah melakukan evakuasi ke rumah saudaranya dan langsung membersihkan sisa reruntuhan. (Z-6)
Menurut data BPBD Kota Cilegon, banjir yang terjadi akibat hujan deras dan buruknya sistem drainase di sejumlah titik tersebut mencapai ketinggian 50 centimeter hingga 1,5 meter.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menyatakan enam kecamatan di wilayah itu diterjang banjir bandang, Rabu (4/3).
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.
Berkurangnya anggaran itu berdampak pada pembangunan di 10 kecamatan yang harus dihitung ulang.
Kegiatan GPM ini mendapatkan subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Tasikmalaya
PEMERINTAH Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, diketahui melakukan alih fungsi lahan baku sawah (LBS) mencapai 500 hektare setiap tahunnya dan mengubahnya menjadi kawasan hunian.
Tidak hanya menutupi badan jalan, material longsor tersebut juga menimpa Jembatan Gantung Tonjong, sehingga akses bagi pengendara motor, mobil, maupun pejalan kaki lumpuh total.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved