Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji mendukung upaya Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, untuk membangun kawasan industri di Fakfak, Papua Barat.
"Itu sudah tepat, karena itu mendekatkan ke bahan baku dari blok Tanggu, yang jumlah produksinya besar sehingga lebih efisien," katanya dikutip dari Antara.
Dia menjelaskan kawasan Papua Barat sangat tepat dijadikan pusat industri pupuk, karena jangkauan bahan bakunya sangat dekat.
Selain itu, pembangunan kawasan industri pupuk di Papua Barat menjadi jalan keluar bagi wilayah Indonesia Timur dalam memperoleh pupuk dengan biaya yang kecil.
"Karena masalah biaya logistiknya pasti lebih rendah, dan mempengaruhi harga pokok produksinya. Itu bisa membuat harga pupuk di Indonesia, khususnya di kawasan Indonesia Timur itu menjadi lebih rendah," jelasnya.
Selain itu, wilayah Indonesia Timur selama ini belum ada pabrik pupuk, hingga langkah Kementerian Investasi itu sangatlah tepat dan harus mendapat dukungan penuh dari semua pihak, khususnya masyarakat Papua.
Baca juga : Komisi II DPR Pertanyakan Kesiapan Pemprov Sumut Hadapi Pemilu 2024
Kata dia, dengan hadirnya industri pupuk di wilayah Timur Indonesia, maka proses distribusi pupuk ke wilayah-wilayah terdekat seperti Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan lainnya akan lebih mudah disertai biaya logistik makin rendah.
Sarmuji berharap kehadiran industri pupuk ini ke depannya, bisa menjadikan wilayah Indonesia Timur sebagai sentral produksi pertanian sekaligus menjadi wilayah penghasil beras terbesar di luar Jawa.
Sarmuji juga meyakini Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bisa merealisasikan hal tersebut pada2027. Pasalnya, dengan waktu empat tahun, pembangunan kawasan industri pupuk bisa selesai sesuai dengan target.
Sebelumnya, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan pembangunan kawasan industri pupuk di Provinsi Papua Barat merupakan proyek besar dalam rangka membuat lumbung pangan di kawasan timur Indonesia.
Selain itu, alasan dibangunnya kawasan industri itu, karena untuk mendatangkan pupuk ke wilayah Papua membutuhkan biaya logistik yang tinggi, sehingga sulit untuk mengembangkan sektor pertanian. (Ant/OL-7)
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton untuk Perkuat Produksi Pupuk NPK
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menutup tahun 2025 dengan kinerja produksi yang melampaui target, menandakan peran strategis perusahaan dalam menjaga pasokan pupuk nasional.
PROVINSI Jawa Timur masih menjadi tulang punggung produksi beras untuk menopang kebutuhan nasional.
PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia resmi menandatangani kontrak pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di 2026.
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq hadir langsung di SMAN 1 Manokwari, Papua Barat, untuk menjadi pembina upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Selasa (25/11).
Penemuan kasus baru Tuberkulosis (TBC) di daerah itu hingga Juli 2025 mencapai 550 kasus, bahkan ada pasien yang sudah menunjukkan resisten obat.
Festival ini menampilkan berbagai atraksi budaya seperti tarian tradisional, musik daerah, dan pameran kerajinan tangan, serta bazar Ekraft UMKM.
Masyarakat Papua Barat mendatangi kantor KPK dan Kejagung untuk melakukan klarifikasi dan memberikan informasi hasil investigasi terkait Gubernur Papua Barat Dominggus Madacan.
BENCANA tanah longsor dan banjir bandang Pegunungan Arfak, tepatnya di Kampung Jim, Distrik Catubouw, Papua Barat menelan belasan korban jiwa.
Jumlah keseluruhan korban dalam peristiwa itu sebanyak 24 orang, terdiri atas lima orang selamat, 16 korban meninggal dunia, sedangkan tiga korban lainnya belum berhasil ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved