Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH anak yang mengidap penyakit diabetes di Kota Semarang, Jawa Tengah, meningkat 40% yakni dari sebelumnya 268 menjadi 377 anak dan 33 anak diantaranya tergantung dengan insulin.
"Dibandingkan tahun 2021, jumlah anak mengidap diabetes pada tahun 2022 meningkat cukup besar, sehingga perlu penanganan serius," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam.
Berdasarkan data yang ada, pada tahun 2021 jumlah anak di Kota Semarang mengidap diabetes sebanyak 269 anak, namun tahun 2022 meningkat menjadi 377 anak (naik 40%).
Abdul Hakam menambahkan, dari ratusan anak yang mengidap diabetes, 33 di antaranya masuk dalam kategori diabetes miletus tipe 1 karena memiliki ketergantungan insulin.
"Penyebabnya bisa karena keturunan (bawaan lahir)," tambahnya.
Baca juga: Konsumsi Diet Tinggi Karbohidrat Jadi Awal Diabetes pada Anak
Sedangkan sisanya anak pengidap diabetes tidak memiliki ketergantung insulin (tipe 2) yang umumnya disebabkan faktor pola hidup tidak sehat seperti mengonsumsi makanan dan minuman manis berlebih dan kurang aktivitas yang mendorong anak-anak untuk banyak bergerak.
Pada diabetes tipe 2 dulu terjadi pada orangtua berusia di atas 60 tahun, namun sekarang menimpa anak-anak, sehingga diimbau kepada orangtua untuk mengatur konsumsi gula atau makanan pada anak serta mengedukasi anak dalam memilih jajanan sehat saat berada di luar rumah.(OL-5)
Mobilitas bukan sekadar memindahkan orang dari satu titik ke titik lain. Mobilitas adalah tentang siapa saja yang bisa ikut dalam perjalanan itu.
Di bulan Ramadan ini, PSI Kota Semarang melakukan aksi nyata berbagi takjil kepada masyarakat.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Angin puting beliung menerjang di sejumlah daerah seperti Pati, Kota dan Kabupaten Semarang menimbulkan kerusakan bangunan dan pohon tumbang.
KOMUNITAS Pecinan Semarang kembali menghidupkan tradisi Pasar Imlek Semawis 2026 sebagai ruang perayaan budaya yang inklusif sekaligus penggerak ekonomi rakyat.
Pasar Semawis ini kembali digelar untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Semarang.
IDAI mencatat peningkatan kasus diabetes anak mencapai 70 kali lipat sejak 2010. Sebagian besar penderita berada di kelompok usia 10-14 tahun, dengan risiko komplikasi gagal ginjal.
Lonjakan kasus diabetes pada anak menjadi perhatian serius. Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2023 mencatat peningkatan kasus diabetes anak hingga 70 kali lipat.
Mengompol saat tidur merupakan hal yang biasa terjadi pada anak. Namun, jika anak sudah menjalani toilet training atau jarang mengompol tetapi tiba-tiba kembali sering mengompol, ada apa?
Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global, tidak hanya menyerang orang dewasa tetapi juga anak-anak.
IDAI melaporkan lonjakan signifikan kasus diabetes pada anak, meningkat 70 kali lipat pada 2023 dibandingkan 2010.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku kaget soal banyaknya kasus diabetes yang diderita anak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved