Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
IBU muda berinisial NT, 25, tersangka pelecehan seksual terhadap belasan anak di bawah umur di Kota Jambi, diduga mengidap kelainan seksual yang mengarah kepada pedofilia. Yaitu tingginya hasrat seksual terhadap anak-anak di bawah umur.
Dugaan tersebut diisyaratkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi Komisaris Besar Andri Ananta Yudhistira, menjawab wartawan di Mapolda Jambi, Senin (6/2).
"Dari hasil pemeriksaan sementara penyidik terhadap tersangka dan saksi-saksi terkait, ditemukan beberapa informasi perilaku tersangka
yang menyimpang. Namun untuk pastinya, kami berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya. Yang bersangkutan akan diperiksakan ke petugas ahlinya," sebut Andri.
Penyimpangan yang dimaksudkan yakni berkaitan dengan perilaku dan hasrat seksual NT yang dinilai tidak lazim. Kelainan tersebut juga diakui AF, suami tersangka NT.
"Tersangka pernah mengancam akan menghabisi anaknya yang masih berusia sekitar 10 bulan jika hasrat seksualnya tidak dipenuhi suaminya AF," beber Andri.
Sementara itu, dari pengembangan kasus yang dilakukan intensif semenjak Sabtu (4/2) lalu, jumlah korban penyimpangan seksual NT hingga hari ini bertambah dari 11 orang menjadi 17 anak, dengan kisaran usia 8 hingga 15 tahun.
"Masih pendalaman. Untuk menindaklanjutinya, kami akan berkoordinasi dengan pihak UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak)," ujar Andri.
Seperti diberitakan, terungkapnya dugaan kasus pedofil yang dilakukan ibu muda NT bermula dari laporan sejumlah warga sekitar kediaman tersangka di RT 28, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.
Dilaporkan, anak-anak mereka mendapatkan perlakuan tidak senonoh ketika bermain gim playstation (PS) di kediaman NT.
Modus yang dilakukan NT untuk melampiaskan hasrat seksual hampir sama pada setiap korbannya. Antara lain, setiap anak disuruh 'memainkan' organ sensitif NT sebelum keluar dari rumah yang dijadikan rental PS tersebut. Bahkan, beberapa anak juga dirangsang dan kemudian dipaksa memuaskan birahi NT.
Tidak hanya anak-anak laki-laki, sebanyak enam anak perempuan juga dilaporkan menjadi korban perbuatan tidak senonoh NT. Modusnya berbeda. Anak perempuan yang sudah dicekoki tontonan orang dewasa, diminta mengintip aksi NT saat bersetubuh dengan suaminya, dari sebuah lobang jendela yang telah dipersiapkan. (OL-16)
Polda Sumut mengerahkan sedikitnya 11.417 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Polda Jabar juga menyediakan 128 personel dari satuan SAR Brimob yang meliputi unit SAR, K9, serta pengemudi kendaraan rescue.
Polisi bertindak setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa JM hendak membawa sabu menuju Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng, menggunakan jasa rental angkutan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta warga tetap menjaga situasi kondusif dan tidak terprovokasi.
Dokumen pengadilan yang baru dibuka mengungkap tuduhan serius terhadap Jes Staley, mantan CEO Barclays. Ia diduga melakukan pelecehan seksual dan kekerasan terhadap korban Jeffrey Epstein.
Departemen Kehakiman AS resmi mengakhiri peninjauan berkas Jeffrey Epstein, namun Kongres tetap melanjutkan penyelidikan. Nama Trump dan Clinton kembali jadi sorotan.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap kedekatan Peter Mandelson dengan predator seksual Jeffrey Epstein, termasuk percakapan akrab setelah vonis tahun 2008.
Ketegangan terjadi di Oval Office saat Presiden Donald Trump menyerang pribadi jurnalis CNN, Kaitlan Collins, yang mencecarnya soal keadilan bagi korban Jeffrey Epstein.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) menarik ribuan dokumen kasus Jeffrey Epstein setelah identitas para penyintas bocor akibat kesalahan redaksi yang fatal.
Ryan Reynolds bela Blake Lively dalam sengketa hukum It Ends With Us. Pesan singkat terungkap, sebut Justin Baldoni penipu predator.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved