Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
STOK MinyaKita di pedagang Pasar Tradisional Kasih, Kelurahan Naikoten 1 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (2/1) menipis lantaran tidak ada pasokan dari distributor. Bahkan stok di sejumlah pedagang habis sejak awal pekan ini.
Pedagang kemudian membeli minyak kita dari pedagang lainnya yang masih memiliki cukup stok. Kondisi tersebut membuat harga minyak goreng subsidi tersebut naik.
Harga minyak goreng ini dijual Rp15.000 per liter atau naik dari harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp14.000 per liter. "Kita oper MinyaKita kde sesama pedagang atau dari toko karena tidak ada pasokan dari agen," kata Diana, seorang pedagang.
Menurutnya, MinyaKita diperoleh dari distributor atau agen seharga Rp13.000 per kilogram yang kemudian dijual sesuai HET Rp14.00 per kilogram.
Stok MinyaKita di pedagang lainnya, seperti Yanti hanya tersisa dua jeriken masing-masing berkapasitas lima liter. "Kami beli dari toko karena tidak ada pasokan dari agen," tambahnya.
Selain itu, harga minyak goreng kemasan bermerek lainnya dijual antara Rp21.600 hingga Rp22.500 per liter.
Sesuai pantauan, mayoritas harga bahan kebutuhan pokok di tersebut masih normal, kecuali bawang merah ukuran sedang yang naik harga menjadi Rp37.100 per kilogram dari harga Rp36.250 per kilogram. (OL-15)
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik sebesar Rp7.000 per gram, pada Kamis (18/7) pagi. Saat ini, harganya menyentuh Rp1.427.000 per gram.
Pemerintah dinilai gagal membangun tata produksi industri minyak kelapa sawit. Padahal, menurutnya Indonesia adalah negara penghasil CPO terbesar di dunia.
Saat ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang mendiskusikan tentang penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan Minyakita.
Permasalahan di sisi distribusi diduga yang mendorong pemerintah berencana menaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan seusai Lebaran 2024.
MINYAK goreng kemasan hingga curah di Pasar Tradisional, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) kembali mengalami kenaikan harga, Kamis (29/2/2024).
Harga minyak goreng kemasan Tropical di pasar tradisional Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), tembus Rp37 ribu per 2 kilogram. Selain mahal, stok minyak itu langka.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Pantauan di Pasar Aviari Batu Aji, Pasar Mitra Raya Batam Center, dan Pasar Sagulung menunjukkan harga minyak goreng rakyat tersebut masih berada di kisaran Rp16.000 per liter.
Gerakan Pangan Murah berlangsung pada 4–11 Maret 2026 di delapan titik kabupaten dan kota di Sulteng.
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual Rp58.500 per kemasan lima kg atau sekitar Rp11.700 per kg, dengan kisaran harga Rp11.700–Rp12.300 per kg di lapangan.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved