Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
BULOG Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) terus menyalurkan beras medium dengan harga Rp9 ribu per kilogram (kg). Setiap harinya, ada 12 ton yang digelomtorkan ke tiga pasar. Bahkan, mulai Rabu (1/2), operasi pasar (OP) bakal dilaksanakan ke kecamatan-kecamatan.
Pimpinan Cabang Bulog Banyumas Rasiwan mengatakan setiap hari, pihaknya menyuplai beras medium ke tiga pasar akni Pasar Manis, Pasar Wage, dan Pasar Sokaraja. "Masing-masing pasar mendapatkan pasokan sebanyak 4 ton. Beras medium dalam OP tersebut dijual dengan harga Rp9 ribu. Harga tersebut di bawah harga eceran tertinggi (HET) Rp9.450 per kg," jelas Rasiwan, Selasa (31/1).\
Dijelaslan Rasiwan, selain di pasar-pasar, mulai Rabu (1/2) bakal digelar OP di kecamatan-kecamatan. "Mulai besok, akan digelar OP ke kecamatan-kecamatan. Setiap kecamatan bakal digelar OP dengan jumlah masing-masing 3 ton," katanya.
OP yang digelar tidak hanya dilaksanakan oleh Bulog, melainkan para mitra. Tujuannya supaya harga beras di pasaran dapat dikendalikan.
Sebelumnya, harga beras di pasaran masih berkisar antara Rp12 ribu per kilogram (kg). Harga tersebut masih bertahan tinggi, sehingga gelontoran beras OP dilaksanakan. "Kami akan terus menyuplai beras ke pasaran dalam rangka OP hingga panen raya," tambahnya. (OL-15)
Alhasilnya Satgas Pangan Bersama Disperindag Babel dan Bulog mendapati Harga beras Medium Rp14 ribu per kilogram.
Dana efisiensi digunakan untuk membangun irigasi yang mampu mengairi 8 ribu hektare sawah dari potensi sebesar 30 ribu hektare.
Perum Bulog mencatat penyaluran harian beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) per 25 Agustus 2025 mencapai lebih dari 8 ribu ton.
Beras premium yang selama ini dijualnya memang sudah lama ditarik setelah beredar beras oplosan di berbagai daerah ditarik dan sekarang tidak ada penjualan.
Hingga September stok beras nasional mencapai 28,22 juta ton berdasarkan kerangka sampel area (KSA).
Kapolres, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro menyebut kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres dalam mendukung program pemerintah menjaga stabilitas harga pangan.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan pemerintah sedang menggelar operasi pasar (OP) secara besar-besaran untuk menstabilkan harga, khususnya komoditas pangan.
Ada tumpang tindih antara distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pedagang tradisional dengan operasi pasar yang digelar langsung di tingkat kelurahan dan RW.
Kebijakan Bapanas yang menaikkan harga eceran tertinggi (HET) beras medium sangat kontradiktif dengan klaim pemerintah terkait surplus beras dan swasembada pangan.
Pada salah satu retail modern, beras medium ditemukan dijual dengan harga yang sama dengan beras premium.
Pemerintah melalui Bapanas resmi menaikkan harga eceran tertinggi (HET) untuk beras berkualitas medium dari harga Rp12.500 per kilogram menjadi Rp13.500 per kilogram.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium dari semula Rp12.500 menjadi Rp13.500 per kilogram untuk sebagian besar wilayah nasional.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved