Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI masih melakukan pengusutan dan pendalaman terkait tewasnya tiga orang yang ditemukan di Sungai Sengkarang, Desa Kayuguritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Polisi menduga korban lari saat adanya penggerebekan judi sabung ayam pada Selasa (17/1) lalu.
"Berdasarkan visum, secara fisik bahwa meninggalnya korban karena kemasukan air," kata Kepala Polda Jateng Irjen Ahmad Luthfi di Mapolda Jateng, Jumat (20/1).
Polisi juga masih melakukan pengusutan dan pendalaman kasus tiga mayat itu, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi diketahui korban berangkat ke lokasi judi sabung ayam.
"Diduga kedua korban melarikan diri dari penggerebekan dan jatuh ke sungai," imbuh Ahmad Luthfi.
Namun hal itu masih kemungkinan, sehingga tetap dilakukan pendalaman. Sedangkan pada penggerebekan judi sabung ayam oleh Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jateng bersama Polres Pekalongan, polisi mengamankan 25 orang, 76 kurungan, empat ekor ayam aduan dan 96 sepeda motor.
Baca juga: Tiga Mayat Ditemukan di Sungai, seusai Penggerebekan Sabung Ayam di Pekalongan
Sebagaimana diketahui, Kamis (19/1), warga Desa Kayuguritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, dikagetkan adanya penemuan tiga orang tewas di tiga titik berbeda di aliran Sungai Sengkarang.
Tim SAR gabungan dari Basarnas, SAR Bumi Santri, BPBD dan dibantu warga hingga petang berhasil menemukan tiga mayat, diduga merupakan korban yang lari saat penggerebekan sabung ayam yang dilakukan dua hari sebelumnya.
Mayat pertama ditemukan pukul 07.00 WIB bernama Didik Maryoko, 35, warga Dukuh Pandansari, Desa Wonosegoro, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Kemudian menyusul mayat kedua pukul 12.30 WIB bernama Setyo Mei Narno, 38, warga Kelurahan Kajen, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan dan mayat yang ketiga Eko Novi Saputro, 31, warga Wates, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang sekitar pukul 16.00 WIB.(OL-5)
Seorang perempuan yang ditemukan tewas di pinggir Jalan Raya Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (6/12) sore, diketahui berprofesi sebagai guru.
Jasad seorang pria ditemukan hampir 3 dekade, dalam kondisi nyaris utuh di sebuah gletser yang mencair di Kohistan, Pakistan.
Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sukabumi, Resor Sukabumi Kota, memburu orangtua yang diduga membuang bayi mereka yang baru saja lahir hingga akhirnya meninggal dunia.
Pihak berwenang di Hawaii menyelidiki penemuan jasad di ruang roda pesawat United Airlines, Boeing 787-10, yang terbang dari Chicago ke Maui pada malam Natal.
Terdapat luka lebam di bagian muka dan bagian tangan pada bayi. Sedangkan dari ibu yang meninggal juga ada luka di bagian mulut
Tiga yang kedapatan memegang senjata tajam ditetapkan tersangka dan ditahan di Polres Metro Bekasi Kota
Permintaan modifikasi cuaca tersebut didasari kekhawatiran banjir akan meluas di empat kecamatan di Kota Pekalongan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Pasangan pengantin tetap menggelar resepsi meski banjir menggenangi lokasi acara akibat tingginya curah hujan di Pekalongan.
Hingga Minggu (18/1) sore, ribuan penumpang membatalkan tiket perjalanan dari wilayah Daop 4 Semarang, maupun stasiun keberangkatan lainnya akibat banjir Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved