Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH hilang selama hampir tiga dekade, jasad seorang pria akhirnya ditemukan. Jasad dalam kondisi nyaris utuh itu ditemukan di sebuah gletser yang mencair di wilayah pegunungan terpencil Kohistan, Pakistan.
Seorang penggembala bernama Omar Khan secara tak sengaja menemukan jasad tersebut di kawasan yang dikenal sebagai Lady Valley, di bagian timur negara itu. Menurutnya, tubuh pria itu masih dalam kondisi utuh, dengan pakaian yang masih melekat dan tidak robek sedikit pun.
“Apa yang saya lihat sungguh tak bisa dipercaya. Tubuhnya masih utuh. Pakaian pun tidak sobek,” ujar Omar Khan kepada BBC Urdu.
Di dekat jasad itu, polisi menemukan kartu identitas atas nama Naseeruddin, yang langsung dilacak dan dikonfirmasi sebagai pria yang dilaporkan hilang sejak Juni 1997. Berdasarkan catatan, ia diduga terjatuh ke dalam celah gletser saat badai salju melanda wilayah tersebut.
Polisi mengatakan pada hari kejadian, Naseeruddin tengah melakukan perjalanan dengan saudaranya, Kathiruddin, menggunakan kuda. Konflik keluarga disebut menjadi alasan keduanya meninggalkan rumah.
Kathiruddin mengungkapkan mereka tiba di lembah pada pagi hari. Sekitar siang, sang adik memasuki sebuah gua untuk berteduh, namun tak pernah kembali. Ia sempat mencari dan meminta bantuan warga sekitar, namun pencarian saat itu tidak membuahkan hasil.
Setelah polisi mengonfirmasi identitas jasad sebagai Naseeruddin, warga setempat mulai memberi informasi tambahan tentang kehidupannya. Diketahui, ia meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.
Ahli lingkungan Prof. Muhammad Bilal dari Comsats University Islamabad menjelaskan ketika tubuh manusia jatuh ke dalam gletser, suhu dingin ekstrem dapat langsung membekukannya dan mencegah proses pembusukan. Kondisi minim oksigen dan kelembaban di dalam gletser membuat tubuh tersebut mengalami proses alami seperti mumifikasi.
Temuan ini juga memicu kekhawatiran para ahli tentang percepatan pencairan gletser akibat perubahan iklim. Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah tersebut mengalami penurunan curah salju yang signifikan, membuat gletser lebih terekspos sinar matahari dan mencair lebih cepat.
“Penemuan jasad ini bukan hanya soal penutupan misteri 28 tahun, tapi juga pengingat nyata bahwa iklim kita sedang berubah dengan cepat,” ujar Prof. Bilal. (BBC/Z-2)
Studi terbaru mengungkap sisi emosional hilangnya gletser dunia. Dari tujuan wisata "kesempatan terakhir" hingga ritual pemakaman es, bagaimana manusia merespons kepunahan gletser?
Peneliti ungkap gletser di seluruh dunia kehilangan kemampuan “pendinginan diri” dalam dekade mendatang.
Pulau baru bernama Prow Knob muncul di Alaska akibat gletser mencair. Fenomena ini jadi bukti nyata dampak perubahan iklim menurut NASA.
Pencairan gletser akibat perubahan iklim terbukti dapat memicu letusan gunung berapi yang lebih sering dan eksplosif di seluruh dunia.
Sebanyak sembilan orang dilaporkan tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan.
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Hubungan Pakistan dan Afghanistan mencapai titik terendah. Islamabad meluncurkan serangan udara ke Kabul dan Kandahar sebagai balasan atas agresi Taliban.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Indonesia dan Pakistan memperkuat komitmen kemitraan kedua negara di sektor pertahanan, investasi, hingga dukungan terhadap forum kerja sama negara berkembang atau Developing Eight
Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan Air Chief Marshal Zaheer Ahmad Babar Sidhu bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved