Senin 16 Januari 2023, 22:42 WIB

Rektorat Unhas Bekukan UKM Mapala Buntut Kematian Mahasiswa Saat Diksar

Lina Herlina | Nusantara
Rektorat Unhas Bekukan UKM Mapala Buntut Kematian Mahasiswa Saat Diksar

Medcom
Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

 

REKTORAT Universitas Hasanuddin melalui Dekan Fakultas Teknik akhirnya membekukan Organisasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) 09 buntut kegiatan Pendidikan Dasar yang menewaskan mahasiswa Virendy Marjefry, 19, calon anggotanya.
 
"Demi merelaksasi situasi, UKM Mapala 09 di Fakultas Teknik ini kita bekukan sementara kegiatan-kegiatannya sampai batas waktu yang belum kita tentukan," ujar Dekan Fakultas Teknik Unhas, Prof Muhammad Irsan Ramli, kepada wartawan saat melayat di rumah duka, Perumahan Telkom Mas Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (16/1).
 
Pembekuan UKM Mapala 09 Fakultas Teknik tersebut, kata dia, bagian dari upaya tim investigasi terpadu yang telah dibentuk untuk mencari informasi dan keterangan-keterangan dari pihak penyelenggara Diksar.
 
"Tujuan tim investigasi secara terpadu ini adalah kita ingin menggali lebih jauh bagaimana kronologis peristiwa tersebut. Sehingga nantinya, dapat kita jadikan pelajaran untuk memperbaiki SPO (Sistem Pelaksanaan Organisasi) di dalam kegiatan-kegiatan UKM kemahasiswaan dilakukan di luar kampus," ujarnya.
 
Selain itu, terkhusus kegiatan kemahasiswaan di luar kampus yang penuh risiko misalnya kegiatan Mapala itu, secara bijak tim investigasi harus mendapat pendampingan dari tim Program Studi Psikologi Unhas guna menggali keterangan dan informasi agar bisa diverifikasi.
 
"Dan kita juga bisa validasi dengan baik nantinya dari adik-adik panitia maupun adik-adik peserta Diksar maupun pengurus Mapala itu
sendiri," tuturnya.


Baca juga: Pasar Lembang Bermasalah, Pedagang Tenang-Tenang

 
Sementara itu ayah korban, James Wehantouw, menuturkan, kejadian itu baru diketahui setelah rekannya memberitahu sudah berada di RS Grestelina Makassar serta disampaikan pihak keluarga yang tugas di sana bahwa kondisinya telah meninggal dunia.
 
"Sudah di Rumah Sakit, baru kita tahu bilang dia sudah meninggal. Kami sesalkan pihak panitia, sampai sekarang tidak pernah datang. Yang muncul cuma ketua Mapala dengan pengurusnya. Baru tadi malam datang panitianya datang karena kita desak ketuanya," kata dia.

Dari cerita rekan korban, kata dia, saat itu kondisinya sudah drop, kemudian diambil alih panitia. Korban sempat ditanya, masih sanggup tidak, akhirnya ia memaksakan diri lanjut karena statusnya junior pasti mengikuti senior.
 
"Nah, setelah drop kedua menjelang magrib di hari Jumat (13/1), di situ cuma dikasih istirahat, dikasih makan sedikit. Ditanya, masih bisa? Kok ditanya lagi, padahal dia sudah dua kali drop. Mestinya disetop saja kegiatannya," ujar dia.

Sebelumnya, mahasiswa Jurusan Teknik Arsitektur semester IV ini mengikuti Diksar Mapala 09 di Dusun Bara-Baraya, Desa Bonto Manurung, di Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros, Sulsel, pada Jumat (13/1) malam di alam terbuka. Korban sempat drop dua kali saat ikut diksar  itu.

Pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut di Polres Maros pada Minggu (15/1) beserta alat bukti foto dugaan kekerasan di tubuh korban. Jenazah diterima pihak keluarga pada Sabtu (14/1) setelah diambil di RS Grestelina dan disemayamkan di rumah duka Kompleks Telkom Mas. Korban baru dimakamkan pada Senin (16/1) di TPU Kristen Pannara, Makassar. (Ant/OL-16)

Baca Juga

Dok MI

Irma Chaniago: DPR Pertanyakan Pemerintah Soal Tambang Harita Nikel di Pulau Obi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 12:35 WIB
Irma mengatakan pemerintah melalui dana CSR perusahaan tersebut wajib menyediakan air bersih dan membangun perumahan bagi...
MI/Retno Hemawati

Ratusan Tatung Ramaikan Perayaan Cap Go Meh di Singkawang

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 12:20 WIB
Ratusan tatung atau dukun Tionghoa yang kerasukan roh leluhur, Sabtu (4/2) pagi, melakukan ritual cuci jalan di dalam Kota Singkawang...
dok.ist

Tekan Angka Stunting dam Kemiskinan, Ganjar Luncurkan Program 'Kancing Merah'

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 12:04 WIB
GUBERNUR Jateng meluncurkan program Gerakan Cegah Stunting Masa Depan Cerah (Kancing Merah) dalam rangka menekan angka stunting untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya