Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH nelayan di wilayah Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali melaut seiring kondisi cuaca yang dinilai mendukung untuk mencari ikan. Pasokan ikan segar di pasaran pun diperkirakan akan bertambah karena para nelayan kembali melaut seiring gelombang tinggi yang mereda.
Salah satu nelayan asal Kelurahan Ekasapta, Kecamatan Larantuka, Hasan Basri, yang ditemui di PPI Amagarapi, saat membongkar ikan hasil tangkapannya yang hendak dijual kepada pengepul, Jumat (13/1), mengakui cuaca di perairan sudah mulai membaik.
Menurutnya, sejak 22 Desember 2022 lalu, lantaran kondisi cuaca buruk di perairan seperti terjadinya angin kencang dan potensi gelombang tinggi, para nelayan tidak bisa melaut.
"Sejak 5 hari terahir, kami sudah mulai kembali melaut seperti biasa karena cuaca sudah mulai membaik," ujar Hasan.
Hasan juga mengakui hasil tangkapan ikan selepas cuaca ekstrem cukup lumayan banyak.
"Setelah kurang lebih tiga minggu tidak melaut, hasil tangkapakan sekarang lumayan," ungkap Hasan.
Siti Aminah, penjual ikan di Pasar Inpres Larantuka juga mengakui bahwa stok ikan segar di pasar sudah mulai membaik.
"Stok ikan segar sudah mulai banyak sejak empat atau lima hari terahir karena nelayan sudah mulai melaut kembali usai gelombang tinggi selama beberapa minggu lalu," jelasnya.
Hal tersebut, menurut Siti, berdampak pada turunnya harga ikan yang sebelumnya sempat melambung tinggi.
"Harga ikan sekarang sudah normal, karena sudah banyak ikan yang masuk, kemarin sempat mahal karena tidak ada nelayan yang melaut," pungkasnya. (OL-1)
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved