Kamis 12 Januari 2023, 20:56 WIB

Polda Sumsel Tangkap Pelaku Kasus Pelecehan Seksual Anak Di Bawah Umur

Dwi Apriani | Nusantara
Polda Sumsel Tangkap Pelaku Kasus Pelecehan Seksual Anak Di Bawah Umur

DOK MI
Ilustrasi

 

KEPOLISIAN Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menangkap BH, 47, pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Warga Kecamatan Gunung Gajah, Kabupaten Lahat itu juga merekam aksi bejatnya itu.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Komisaris Besar Barly Ramadhany mengatakan, kasus ini bisa terungkap setelah pihaknya mendapatkan informasi dari Bareskrim Polri bahwa ada tindakan pelecehan seksual terhadap anak di Lahat.

Tersangka  diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap CC, 7, yang merupakan anak tetangganya. Pelecehan ini terjadi pada akhir 2022 hingga awal 2023.

BH merekam aksi bejatnya untuk kebutuhan pribadi. "BH pun mengancam korban untuk tidak memberitahukan kejadian ini kepada orang tuanya," ucap Barly.

Dalam kasus ini, polisi menyita beberapa barang bukti yakni pakaian korban dan video rekaman perbuatan tersangka. Atas aksinya tersebut, lanjut Barly, BH  dijerat dengan pasal berlapis yakni Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang Perlindungan Anak, dan Undang-Undang  tetang pornografi. "Karena itu, tersangka bisa dijerat dengan hukuman kurungan maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar," jelas Barly.

Ketua Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Sumsel Alkala Zamora menyebut, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan UPTD PPA di Lahat untuk segera menerjunkan tim guna membimbing dan memeriksa kondisi korban dan keluarganya. "Kami akan menerjunkan psikolog untuk mendampingi korban," ujarnya.

Menurutnya, perbuatan pelaku tentu akan menjadi trauma bagi korban. Karena itu, pendampingan secara menyeluruh perlu dilakukan.

Pihaknya meminta agar masyarakat lebih waspada dalam mengawasi anaknya guna melindungi mereka dari perlakuan negatif seperti ini. Alkala menyebut untuk jumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Sumsel memang menunjukan tren penurunan.

Namun hal itu tidak menggambarkan penurunan kasus. "Ada kemungkinan banyak kasus yang tidak terungkap karena keluarga menganggap ini adalah aib yang harus ditutupi," ucapnya. (OL-15)

 

Baca Juga

Dok. Pemprov Jateng

Peringati 1 Abad NU, PBNU Silaturahmi ke Ponpes Roudlotus Sholichin

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Februari 2023, 10:22 WIB
Rombongan PBNU yang diwakili Wakil Sekretaris Jendral Isfandiari Mahbub Djunaidi di Ponpes Roudlotus Sholichiin kali ini merupakan...
MI/Supardji Rasban

DPW Nasdem Jateng Ingatkan Antar Caleg NasDem Jangan Bersaing

👤Supardji Rasban 🕔Minggu 05 Februari 2023, 10:15 WIB
CALON Legislatif (caleg) Partai NasDem diminta untuk tidak saling bersaing dengan antarcaleg Partai NasDem sendiri dalam kontestasi...
ANTARA

Ada Naga 38 Meter di Cap Go Meh Putussibau

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Februari 2023, 08:51 WIB
Sebelum berkeliling di pusat Kota Putussibau, naga sepanjang 38 meter itu terlebih dahulu melakukan ritual di depan Klenteng atau Pekong...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya