Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN nelayan dan pelaku usaha perikanan di Kota Tegal, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Front Nelayan Bersatu (FNB) melakukan aksi demo , Kamis (12/1). Mereka mendesak pemberlakuan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pascaproduksi 10 persen oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diturunkan menjadi 5 persen.
Ribuan pengunjuk rasa bergerak dari Pelabuhan Pelelangan Ikan Jongor, terus ke Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tegal. Kepala Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Tuti Suprianti menemui para unjuk rasa dan menandatangani dokumen tuntutan aksi.
Pengunjuk rasa melanjutkan aksinya dengan berjalan kaki ke Gedung DPRD Kota Tegal. Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriono dan Ketua DPRD Kota Tegal Sukendro, ikut naik ke mobil komando setelah diminta para pengunjuk rasa.
Tokoh nelayan Tegal, H. Tambari Ghustom, menuturkan jika saat ini nelayan banyak dirugikan dengan beberapa kebijakan pemerintah, termasuk harga solar yang dinilai masih tinggi. "Kami tetap meminta pemerintah untuk menurunkan harga solar yang kami anggap masih tinggi," tutur Tambari.
Tambari juga minta KKP menurunkan PNBP yang 10 presen menjadi 5 presen. "PNBP 10 presen bagi kami sangat memberatkan," cetus Tambari.
Ketua HNSI Provinsi Jawa Tengah, H Riswanto, juga mendesak pemerintah untuk menurunkan PNBP dari 10 persen menjadi 5 persen. "Ya aksi kita ini intinya mendesak agar PNBP 10 persen diturunkan menjadi 5 persen, "ujar Riswanto.
Setelah menggelar audensi antara perwakilan nelayan dan Ketua DPRD Kusnendro serta Walikota Tegal Dedy Yon Supriono, disepakati mereka mendukung tuntutan nelayan dan akan menyampaikan ke pemerintah pusat. (OL-15)
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved