Senin 02 Januari 2023, 18:46 WIB

Sosialisasi SPSK di Cianjur, PT Jasebu dan PT Hosana Dilirik 60 Pendamping Kerja

mediaindonesia.com | Nusantara
Sosialisasi SPSK di Cianjur, PT Jasebu dan PT Hosana Dilirik 60 Pendamping Kerja

Ist
PT Jasebu Prima Internusa dan PT Hosana Jasa Persada melakukan sosialisasi Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) di Cianjur, Jawa Barat.

 

PT Jasebu Prima Internusa dan PT Hosana Jasa Persada melakukan sosialisasi Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) atau one channel system kepada 60 orang pendamping kerja yang berada di wilayah Kabupaten Cianjur, Senin (2/1/2023).

Para pendamping kerja yang hadir dalam acara tersebut berasal dari wilayah Cianjur, Sukabumi hingga Tasikmalaya.

Direktur Utama PT Hosana Jasa Persada, Anggi Muhammad Nur, memaparkan pentingnya sosialisasi tentang proses penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke Arab Saudi sehingga perlindungan terhadap PMI menjadi lebih baik.

"Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) atau one channel system untuk penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke Arab Saudi ini merupakan pilot project," jelasnya.

"Dalam pilot project SPSK ini, hubungan kerja PMI langsung dengan syarikah (perusahan penempatan di Saudi), tidak dengan pengguna perseorangan," kata Anggi.

Baca juga: 2023, Kebutuhan Negara Luar terhadap PMI Diyakini Naik

Menurut Ketua Divisi Saudi Arabia Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) ini, dalam penempatan dan perlindungan melalui SPSK ini memiliki banyak kelebihan.

Kelebihanya mulai dari pelaksanaan rekrutmen dan penempatan dilakukan secara online, penetapan syarikah ditentukan oleh pemerintah, tanggung jawab syarikah terhadap PMI secara langsung serta proses pembayaran gaji dilakukan melalui bank dan semuanya dapat diawasi atau dimonitor.

"Jadi dengan program  SPSK Dengan sistem yang terintegrasi tidak ada lagi kejadian seperti Penyekapan atau siksaan dan masalah gaji yang tidak dibayar majikan," ujar Anggi.

"Semoga penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia melalui SPSK menjadi lebih baik dan kasus-kasus seperti sebelumnya dapat diminimalisir'" tutupnya.

Selanjutnya, Kepala Sub Koordinator Pelindung Tenaga Kerja  Luar Negeri dari Disnakertrans Pemkab Cianjur Henny mengapresiasi dan mendukung penuh sosialisasi yang dilakukan oleh PT Hosana dan PT Jasebu kepada 60 pendamping kerja di wilayahnya.

"Sosialisasi ini sangat bagus ya. Supaya para CPMI bisa mengetahui mana penempatan yang prosedur dan mana yang ilegal. Sehingga mempersempit para sponsor yang nakal," ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa komunikasi antara P3MI, pendamping kerja, CPMI dan instansi terkait sangat penting.

Dengan demikian,  Disnakertrans Pemkab Cianjur dapat memfasilitasi dan mempermudah sosialisasi SPSK supaya para CPMI dapat bekerja di Arab Saudi secara legal atau sesuai aturan pemerintah yang berlaku. (RO/OL-09)

Baca Juga

kendalkab.go.id

Kendal Jadi Episentrum Ekonomi Baru di Jawa Tengah

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 07:20 WIB
Kawasan Industri Kendal, sampai dengan periode Januari 2023, telah menembus angka US$2,55 miliar dan menyerap 25.000 tenaga...
MI/Palce Amalo

BI: Ekonomi NTT Tetap Kuat Hadapi Lonjakan Inflasi Tekanan Global

👤Palce Amalo 🕔Rabu 08 Februari 2023, 06:25 WIB
KANTOR Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur melaporkan kinerja ekonomi daerah itu masih menunjukkan ketahanan yang cukup...
MI/Adi Kristiadi

Mardiono Sowan ke Pimpinan Ponpes Sukahideng: Optimis PPP Jaya Lagi

👤Adi Kristiadi 🕔Rabu 08 Februari 2023, 06:10 WIB
Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono mendapat arahan dari Pimpinan Ponpes Sukahideng, Tasikmalaya untuk terus mendekatkan diri kepada para kiai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya