Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Keterampilan Pekerja Migran Agroindustri Terus Diperkuat

Wisnu Arto Subari
27/1/2026 16:31
Keterampilan Pekerja Migran Agroindustri Terus Diperkuat
(MI/HO)

WAKIL Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pekerja migran Indonesia

"Di balik roda ekonomi yang berputar, berbagai isu yang menyertai pekerja migran masih membayangi, salah satu di antaranya nilai tambah pekerja migran dari segi keterampilan dan kemampuan," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/1). 

Ia menjelaskan, sepanjang 2025 terdapat 296.948 penempatan pekerja migran. Negara tujuan terbesar yaitu Taiwan dengan 63,94 persen terkonsentrasi pada lima jabatan, yakni house maid, caregiver, plantation worker (pekerja perkebunan), worker, dan domestic worker. 

"Ini membuat peningkatan keterampilan calon pekerja migran menjadi penting. Dengan urgensi ini, KP2MI secara strategis menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga, salah satunya LPP Agro Nusantara untuk menjadi Migrant Training Centre," tambahnya.
 
Direktur LPP Agro Nusantara Pranoto Hadi Raharjo menyampaikan, sebagai Corporate University PTPN Group dengan pengalaman sejak 1950, pihaknya siap menjalankan amanah tersebut. Peran sebagai Migrant Training Centre merupakan langkah strategis LPP Agro Nusantara dalam berkontribusi bagi kemajuan agroindustri nasional. 

"Melalui pelatihan dan sertifikasi yang sudah disiapkan LPPAN, diharapkan bisa menjadi bekal yang berguna bagi PMI di bidang agro. Desain pembelajaran kami unggul dan tepat sasaran," tambahnya. 

Direktur SDM dan Umum PTPN III Endang Suraningsih menegaskan keterlibatan Holding Perkebunan Nusantara dalam skema kerja sama tersebut sebagai bagian dari peran BUMN dalam penguatan kualitas tenaga kerja nasional. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya