Minggu 01 Januari 2023, 13:50 WIB

Belasan Ribu Warga Pekalongan Terdampak Banjir

Akhmad Safuan | Nusantara
Belasan Ribu Warga Pekalongan Terdampak Banjir

DOK Humas Polres Pekalongan Kota.
Guru dan siswa terpaksa berangkat dan pulang sekolah diangkut menggunakan armada truk Dalmas Polres Pekalongan Kota, beberapa waktu lalu.

 

BANJIR di Kabupaten dan Kota Pekalongan, Jawa Tengah, setinggi 20-100 sentimeter mengakibatkan belasan ribu jiwa dan ribuan rumah di puluhan desa terdampak. Para korban pun masih menunggu bantuan.

Pemantauan Media Indonesia, Minggu (1/1), cuaca ekstrem yakni hujan disertai angin kencang di Kabupaten dan Kota Pekalongan masih menjadi ancaman serius. Soalnya, banjir merendam puluhan desa di beberapa kecamatan.

Ratusan jiwa masih bertahan di pengungsian karena rumahnya terendam. Sedangkan ribuan rumah serta belasan ribu jiwa terdampak akibat banjir yang terjadi sejak Sabtu (31/12). "Kami masih menunggu bantuan yang hingga kini belum ada," ujar Suratmi,65, warga Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Pekalongan.

Hal serupa diungkapkan Sarman, 60, warga Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, yang sempat direndam banjir hingga mencapai 100 sentimeter. Bahkan hingga kini ia bertahan di rumah yang masih terendam air setinggi 40 sentimeter. "Kami tidak bisa masak karena dapur dan ruang lain dipenuhi air," imbuhnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo mengatakan banjir menimpa 16 desa di empat kecamatan yakni Wonokerto, Siwalan, Buaran, dan Tirto mengakibatkan ribuan rumah dihuni 5.082 keluarga terdampak. "Hujan dengan intensitas tinggi sejak Sabtu (31/12) pagi mengakibatkan banjir setinggi 20-100 sentimeter dan 14.975 jiwa terdampak," ujar Budi Rahardjo.

Ditanya tentang bantuan korban banjir, ia mengungkapkan saat ini sedang dilakukan pendataan secara keseluruhan, menyiapkan bantuan karung untuk desa yang membutuhkan, serta bantuan logistik. "Kami berkoordinasi dengan desa, kecamatan, relawan, dan instansi terkait, serta menyiapkan tim evakuasi apabila dibutuhkan," imbuhnya.

Baca juga: Banjir Kota Semarang Menelan Dua Remaja Tewas

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha mengatakan banjir merendam hampir di seluruh wilayah daerah ini. Meskipun sudah sedikit surut, ancaman tinggi karena cuaca ekstrem masih terjadi. "Ada ratusan warga yang masih bertahan di 11 lokasi pengungsian. Kami membangun dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga terlanda banjir," ujar Dimas Arga Yudha.

Banjir terjadi di Kota Pekalongan, demikian Dimas Arga Yudha, karena intensitas hujan tinggi hingga mengakibatkan Sungai Bremi meluap dan ditambah dengan rob. "Petugas gabungan terus melakukan pemantauan tanggul dan siap mengevakuasi warga jika banjir kembali tinggi," tambahnya. (OL-14)

Baca Juga

Antara/Nova Wahyudi

BPODT Siapkan Sejumlah Agenda Internasional Promosikan Danau Toba

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 13:01 WIB
Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) menyiapkan sejumlah agenda bertaraf nasional hingga internasional sebagai salah satu upaya untuk...
Ist

Kini Para Santri dan Masyarakat Desa Sukamulya Tak Lagi Beli Air Bersih

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 12:56 WIB
 BWA Inovasi Wakaf telah meresmikan proyek Wakaf Sarana Air Bersih di Kampung Pamokolan, Desa Sukamulya, Bogor, Jawa...
Dok MI

Irma Chaniago: DPR Pertanyakan Pemerintah Soal Tambang Harita Nikel di Pulau Obi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 12:35 WIB
Irma mengatakan pemerintah melalui dana CSR perusahaan tersebut wajib menyediakan air bersih dan membangun perumahan bagi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya