Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR di Kota Semarang merenggut dua korban jiwa. Dua remaja asal Tegal dan Jepara ditemukan tewas area banjir di Jalan Kapas Timur III, Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.
Kedunya diduga terkena setrum dari kabel listrik yang putus terendam banjir. Dua remaja itu ialah Dinda Shefira Angelita, 19, warga Desa Jatibogor, Kecamatan Surodadi, Kabupaten Tegal, dan Muh Kevin Nabeel, 19, warga Kembang Tubanan, Jepara.
Mereka ditemukan tewas pada Sabtu (31/12) sekitar pukul 22.30 WIB. Jenazah ditemukan warga saat banjir besar melanda Kota Semarang.
Sebelumnya saksi melihat ada kilatan cahaya dan mendengar suara teriakan keras. "Saat dicari sumber suara itu warga menemukan dua korban di dalam air, tetapi tidak berani menolong karena merasakan ada aliran setrum listrik," kata Kepala Polsek Genuk Komisaris Ris Andrian Yudo Nugroho.
Warga kemudian menghubungi kepolisian untuk mengevakuasi kedua korban. Setelah aliran listrik dari kabel itu terputus, keduanya dilarikan ke RSUP Kariadi Semarang pukul 00.05 WIB. "Kedua korban merupakan mahasiswa di perguruan tinggi Semarang," imbuhnya. (OL-14)
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved