Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJANGGALAN kematian wanita berinisial UK, 52, warga Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akhirnya terbongkar.
Tak disangka, kematian perempuan paruh baya yang diduga bunuh diri tersebut ternyata direnggut anak kandungnya sendiri berinisial AB, 32.
Kapolres Kudus AKB Dimas Wiraga Tama mengatakan, kematian tersebut terungkap sesaat terdapat kejanggalan dalam pemeriksaan, tim Inafis dan tim medis terhadap kondisi jenazah korban.
Hal ini kemudian mendorong Polres Kudus untuk menggali informasi dari beberapa saksi dan dilakukan penyelidikan atas penyebab kematian korban.
"Awalnya pihak keluarga mengikhlaskan dan tidak perlu dilakukan autopsi terhadap korban. Dari situlah, kami curiga terhadap kematian korban," ungkap Kapolres kepada mediaindonesia.com, Senin (26/12).
Kecurigaan itu diperkuat sesaat anak korban AB tidak berada dirumah sesaat kondisi ibunya dinyatakan meninggal dunia dengan kondisi tangan terdapat sayatan dan berlumuran darah di tangan.
Baca juga: Warga Kudus Digegerkan Temuan Mayat Wanita dengan Luka Sayatan
Kemudian Tim Resmob Satreskrim Polres Kudus berupaya mengejar dan menangkap anak kandung korban. Namun, pelaku justru diamankan Satlantas Polres Kudus usai terlibat kecelakaan di wilayah Kota Kudus.
"Saat ini pelaku sudah ditangkap dan diproses Polres Kudus," jelasnya.
Tersangka pembunuh ibu kandung tersebut kecelakaan saat dia ingin kabur dan bersembunyi ke rumah kontrakan adiknya yang berada di Desa Singocandi, Kota Kudus. Namun dalam perjalanan, pelaku mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jenderal Sudirman.
Setelah dilakukan interogasi pihak Polres Kudus, akhirnya AB mengakui telah membunuh ibunya sendiri UK. Adapun motif pelaku membunuh masih dilakukan pendalaman lebih lanjut.
Untuk sementara polisi juga masih menunggu hasil proses autopsi di RSUD dr Loekmonohadi Kudus.
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita berinisial UK ditemukan meninggal dunia di dalam kamar dengan kondisi luka sayatan di tangan. Diduga kematian wanita tersebut akibat bunuh diri karena ditemukan pisau di samping jasad korban. (OL-16)
Banjir akibat cuaca ekstrem di Kudus merendam 5.596 rumah dan 1.970 hektare sawah serta berdampak pada 43.479 jiwa.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kasus asusila yang terjadi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menjadi pembicaraan netizen setelah video yang diambil dari rekaman CCTV di rumah sakit plat merah itu viral.
Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kualitas sumber air yang menurun.
Kedua korban diidentifikasi sebagai Ahmad Syukron Ma’mun dan Muhammad Abraham Dhiyauddin.
863 atlet muda panahan yang jadi peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved