Sabtu 03 Desember 2022, 18:20 WIB

Sejumlah Daerah Di Pantura Jateng Terendam Banjir

Akhmad Safuan | Nusantara
Sejumlah Daerah Di Pantura Jateng Terendam Banjir

Medcom
Ilustrasi

 

BENCANA banjir masih merendam sejumlah daerah di pantura Jawa Tengah dengan ketinggian 0,5 meter-1,5 meter. Selain banjir air laut pasang (rob), banjir yang terjadi juga disebabkan sejumlah sungai meluap akibat intensitas hujan yang tinggi.

Pemantauan Media Indonesia Sabtu (1/12) petang banjir rob masih merendam ratusan rumah di sejumlah daerah di pantura seperti Demak, Semarang dan Pekalongan. Selain menyulitkan warga di pesisir, banjir yang terjadi juga membuat aktivitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang terganggu.

Selain rob, banjir akibat beberapa sungai meluap dengan tingginya intensitas hujan terjadi, juga merendam sejumlah daerah di pantura seperti Grobogan dan Pati dengan ketinggian air 0,5-1,0 meter, sehingga petugas gabungan terpaksa mengevakuasi warga dengan perahu karet.

Di Kabupaten Pati banjir sudah empat hari merendam 200 rumah di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus  bahkan selain menyulitkan ratusan warga juga sebagian mulai terserang penyakit gatal-gatal karena kaki terendam air yang kotor. 

"Sudah empat hari air belum surut, setiap hari kami berjalan di dalam air hingga banyak warga menderita gatal-gatal," ujar Muslimin, 50,
warga setempat.

Kabid Penanganan Darurat BPBD Jateng Dikki Rulli Perkasa mengatakan ratusan pengungsi akibat banjir bandang terjadi di Kecamatan Winong, Tambakromo, Gabus, Juwana, Jakenan dan Sukolilo sudah mendapatkan penanganan cukup baik, beberapa wilayah telah surut namun beberapa lainnya masih terendam.

Demikian juga terjadi di Grobogan, meluapnya Sungai Lusi mengakibatkan beberapa desa seperti Desa Jono, Karanganyar, Kedungrejo, Sembungharjo, Mayahan dan Nglobar juga dilanda banjir setinggi 0,5-1,0 meter, petugas BPBD dan PMI Grobogan mengoperasionalkan perahu karet untuk mobilisasi
warga.

"Wilayah ini merupakan langganan banjir, dalam tiga bulan sudah tujuh kali terendam banjir, meskipun tidak hujan karena merupakan banjir kiriman dari daerah hulu," ungkap Joko, 40, warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi, Grobogan.

Sementara itu banjir rob merendam Kota dan Kabupaten Pekalongan menyebabkan ratusan rumah warga terendam banjir, aktivitas industri kerajinan batik lumpuh karena tempat produksi tergenang banjir hingga ketinggian 40 sentimeter. Akibat banjir rob tersebut, ratusan pengungsi masih bertahan di beberapa lokasi seperti aula Kelurahan Tirto 115 jiwa karena rumahnya terendam banjir dengan ketinggian 0,5 meter.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha mengatakan banjir rob merendam ratusan rumah di Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat dan Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara tersebut bukan karena ada tanggul jebol tetapi karena Sungai Meduri dan Sungai Loji meluap. (OL-15) 

Baca Juga

MI/NAVIANDRI

Bandung Zoo Lakukan Beragam Pengembangan Tahun Ini

👤Naviandri 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 13:25 WIB
Bandung Zoo yang berada di pusat Kota Bandung, Jawa Barat, kini memiliki sekitar 700-an satwa, terdiri dari 202...
dok.ist

Relawan Sandi Latih Berwirausaha Warga Bandung Raya

👤mediaindoenesia.com 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 11:23 WIB
KEBUTUHAN rumah tangga dirasakan semakin meningkat, mendorong Aksi Jaringan Sandi Uno mengadakan pelatihan kewirausahaan praktis bagi warga...
Ist

Dukung Puan Sebagai Capres 2024, Emak-emak Gelar Rampak Jaipong di CiamisĀ 

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 11:20 WIB
Ratusan emak-emak di Kabupaten Ciamis, Jawa Batrat, menggalang dukungannya dengan mengadakan kesenian rampak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya