Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Maruf Amin dijadwalkan hadir pada peresmian Somatua Training Centre di Timik, Papua, Rabu, 30 November 2022. Kehadiran Wakil Presiden dalam acara ini memberi pesan kuat terkait dorongan percepatan pembangunan di tanah Papua. Diketahui Wakil Presiden KH Ma'aruf Amin merupakan Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua.
Direktur Somatua Training Center Maximus Tipagau memastikan hal tersebut saat memberikan keterangan kepada wartawan, Minggu (27/11). "Ya sekarang kami sedang lakukan persiapan karena Bapa Wapres dipastikan hadir saat peresmian bersamaan dengan beberapa agenda beliau di Kabupaten Mimika," ungkap Maximus.
Dijelaskan dia, Somatua Training Centre yang sebenarnya sudah hadir sejak 2008 di Kabupaten Mimika selaras dengan rencana percepatan pembangunan oleh Pemerintah Pusat.
"Tempat ini tentunya akan menjadi salah satu pusat pelatihan yang bermutu, sesuai dengan standar kompetensi baik untuk pelatihan soft skill maupun hard skill bagi masyarakat Papua," ucapnya.
Didirikan oleh Maximus sendiri, Somatua Training Centre diharapkan menjadi tempat bagi masyarakat Papua, terutama Tujuh Suku yang ada di Mimika untuk meningkatkan keahlian, kompetensi dan produktivitas yang berkualitas dan mandiri agar memiliki peluang besar untuk bekerja dan bisa menekan laju angka pengangguran.
"Karena ketika kita bicara percepatan pembangunan maka mau tidak mau kita bicara soal pembangunan SDMnya," jelas Maximus.
Baca juga : Lokananta Dibenahi Jadi Hub Kreatif dan Komersil
Selain Wakil Presiden Republik Indonesia, turut hadir dalam acara persemian ini adalah Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah Ribka Haluk, (Plt) Bupati Mimika Johannes Rettob, Ketua DPRD Mimika, dan Muspida lainnya.
Somatua Training Center, lanjut Maximus. akan berkontribusi aktif dalam melaksanakan program-program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan berbagai pihak, seperti; Pemerintah Daerah melalui program BLK, BUMD dan juga Perusahaan Swasta untuk pengembangan keterampilan dasar bagi karyawan hingga Sertifikasi Keahlian dalam bidang-bidang tertentu yang dibutuhkan.
"Kami juga akan fokus pada pengembangan keterampilan dan keahlian bagi masyarakat umum dalam bidang UMKM, mulai dari konsultasi bersama masyarakat hingga pemasaran produk-produk unggulan secara mandiri," jelasnya.
Maximus punya komitmen kuat untuk mengerahkan semua sumber daya yang dibutuhkan untuk juga berkolaborasi.
"Bisa dengan Pemerintah Daerah baik di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota dan Distrik untuk menjadi mitra bagi pengembangan dan kemajuan bersama masyarakat asli Papua," pungkas Maximus. (OL-7)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
Program kolaborasi ini dirancang secara terstruktur melalui mentoring bisnis, forum diskusi strategis, dan akses ke jaringan global JCI.
Keterbukaan untuk belajar, merefleksikan diri, bertumbuh, dan berkolaborasi menunjukkan komitmen mendalam dalam mendidik siswa dan masa depan pendidikan di Kabupaten Sanggau.
Pengiriman karyawan Indonesia itu sekaligus juga merupakan kiat investor untuk lebih memastikan kesiapan operasional pabrik di Batang sesuai standar global.
Tahun ini, GoTeach mencatatkan cakupan wilayah terluas dengan melibatkan 40 relawan yang menyumbangkan lebih dari 2.000 jam untuk mengajar.
Program ini didukung Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemdiktisainstek yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved