Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menargetkan 1,2 juta anak di wilayah Aceh mendapat imunisasi polio pada Senin (28/11) besok. Hingga saat ini, sudah ditemukan 3 anak yang mengidap polio di Aceh.
"Besok imunisasi polio serentak. Kami menargetkan 1,21 juta anak dengan kelompok umur 12 tahun ke bawah," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi, Minggu (27/11).
Untuk Kabupaten Pidie, lanjut dia, imunisasi serentak akan dilakukan puskesmas dan tenaga kesehatan setempat. Petugas juga terus melakkan sosialisai Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) untuk vaksinasi polio.
Baca juga: KLB Polio, Menkes: Vaksinasi di Pidie Dimulai 28 November
Adapun jenis vaksin polio ada dua, yakni oral polio vaccine (OPV) untuk polio tipe 1 dan 3 dengan cara oral. Kemudian, inactivated polio vaccine (IPV) untuk tipe 1, 2 dan 3 dengan cara suntik.
Sementara itu, untuk daerah di luar Aceh, imunisasi polio akan dilakukan mengikuti program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN). Kemenkes melaporkan terdapat 415 kabupaten/kota dari 30 provinsi dengan kategori polio risiko tinggi.
Baca juga: Temuan Kasus Polio, Pemerintah Diminta Galakkan Kembali Imunisasi
"Ini karena ada kasus polio yang lain dengan catchup program BIAN. Program tersebut untuk mempercepat imunisasi lengkap, sehingga bisa segera imunisasi," jelas Nadia.
Diketahui, sejumlah provinsi selain Aceh yang cakupan vaksinasi inactivated polio vaccine (IPV) tergolong rendah, seperti Papua Barat, Maluku, Sumatera Barat dan Yogyakarta.(OL-11)
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mendesak penambahan anggaran imunisasi menyusul meningkatnya KLB Campak pada awal 2026
Tingkat kesembuhan campak sangat bergantung pada kondisi imun tubuh pasien.
Dokter mengingatkan campak dapat memicu komplikasi serius pada kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan pasien imun lemah. Vaksinasi jadi pencegahan utama.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
asus campak kembali menjadi perhatian setelah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan bahwa bayi berusia di bawah 9 bulan sangat berisiko terinfeksi.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksin campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved