Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina mengunjungi beberapa lokasi yang terdampak gempa 5,6 magnitudo di Cianjur. Selain menyampaikan belasungkawa, dia juga menyalurkan sembako untuk meringankan beban keluarga korban tewas dan luka-luka akibat bencana yang terjadi pada Senin (21/11) itu.
"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh saudara saya yang terdampak bencana alam ini. Semoga seluruh keluarga korban gempa bumi ini mendapatkan ketabahan dan keikhlasan," kata mantan Wakil Bupati Cirebon itu saat menemui keluarga korban gempa bumi di Ciherang, Cianjur, Rabu (23/11).
Pada kesempatan itu, ia juga memberikan bantuan berupa sembilan bahan pokok (Sembako) untuk sejumlah keluarga korban bencana ini. Bentuknya meliputi telur, air mineral, makanan ringan, dan kebutuhan lainnya.
Baca juga: Tim Kemanusiaan BIN Sisir Warga Terdampak Gempa Cianjur Hingga ke Desa Terisolir
Politisi PDI Perjuangan yang lahir 45 tahun silam di Bandung, Jawa Barat itu mengatakan bencana alam sulit diprediksi. Namun, kata dia, pemerintah daerah dan masyarakat dapat mengantisipasinya supaya tidak menimbulkan banyak korban jiwa.
Selain membumikan pendidikan tanggap bencana, lanjut dia, semua pihak harus mengetahui potensi bencana yang dapat timbul di sekitar mereka.
Dengan begitu, Selly mengatakan bencana dapat dihadapi dengan lebih siaga. Penanggulangan bencana tidak kalah penting untuk diperhatikan.
"Kita berharap pemerintah daerah dapat menanggulanginya dengan baik supaya semua masyarakat khususnya yang terdampak bisa kembali menjalankan kehidupan mereka," pungkasnya. (RO/OL-1)
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa Sumba tersebut terjadi pada pukul 18.41 WIB.
DUA bangunan rumah warga di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan rusak terdampak gempa 4,2 magnitudo, Minggu (15/3). Kedua bangunan itu berada di dua lokasi berbeda.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. berdasarkan BMKG gempa terkini itu tak berpotensi tsunami
Gempa bumi 5,4 magnitudo yang terjadi berpusat di Kota Sukabumi kedalaman 43 kilometer tidak berpotensi tsunami.
BMKG mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari.
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Gelombang pertama puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3). Sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved