Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA membantu penanganan korban bencana gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah, Budi Setiawan Senin sore ini (21/11), langsung menginstruksikan relawannya untuk bergerak membantu warga terdampak gempa Cianjur, Jawa Barat.
"Hari ini Allah memberikan satu cobaan kita bersama dengan adanya gempa di Cianjur. Untuk itu saya Budi Setiawan, Ketua MDMC, meminta kepada relawan di Cianjur dan Jawa Barat untuk segera berkoordinasi untuk melakukan respon cepat," kata dia dalam siaran pers, Senin (21/11).
Selain itu, Budi Setiawan juga menugaskan tim asistensi guna membantu MDMC Wilayah Jawa Barat dan MDMC Kabupaten Cianjur dalam melaksanakan respon tanggap darurat.
"MDMC Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan segera menuju ke lokasi untuk melakukan pengembangan, kegiatan dan respon. Sehingga kemudian semuanya berlangsung dengan seksama," imbuhnya.
Seperti diketahui, berdasarkan informasi dari BMKG, gempa magnitudo 5,6 terjadi di Cianjur hari ini (21/11) pukul 13:21:10 WIB dengan kedalaman 10 km dan pusat gempa berada di darat, 10 Km Barat Daya Kabupaten Cianjur.
Gempa ini terjadi sehari pasca dilaksanakannya gelaran Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Surakarta, 18-20 November 2022 lalu.
Budi Setiawan juga tak lupa mengajak warga Muhammadiyah untuk membantu para penyintas. "Kepada semua keluarga besar Muhammadiyah dengan semangat sukses muktamar marilah kita membantu saudara-saudara kita di Cianjur," serunya.
Dengan ini, jelas Budi Setiawan, menunjukkan bahwa keluarga besar Muhammadiyah khususnya, siap untuk melaksanakan kegiatan di bawah cobaan Allah Subhanawata'ala, tetap sabar dan semangat membantu sesama.
Untuk melengkapi tim respon yang dikerahkan ke Cianjur, MDMC PP Muhammadiyah juga mengerahkan tim bantuan medis dari RS Muhammadiyah Bandung dan RSI Pondok Kopi, Jakarta Timur. Masing-masing rumah sakit 5 personil, dengan rincian 1 dokter, 2 perawat, 1 tenaga farmasi dan 1 logistik.
Sementara itu, MDMC Jawa Barat mengerahkan personil untuk membantu relawan Muhammadiyah Kabupaten Cianjur.
Ade Irvan Nugraha, Sekretaris MDMC Jawa Barat merinci ada 3 personil dari wilayah, 8 dari Kabupaten Bogor dan 5 dari Kota Bandung. "Relawan Muhammadiyah Cianjur sudah bergerak, Pos Koordinasi (Poskor) di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cianjur," ujarnya.
Ditambahkannya, Pos Pelayanan (Posyan) juga didirikan di Islamic Centre Muhammadiyah Jl. Cilengsar No. 10 Cipanas.
Untuk mendukung pergerakan relawan Muhammadiyah dalam menjalankan respon tanggap darurat, MDMC dibantu oleh Lembaga Amal Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu), bergerak bersama dalam bingkai “One Muhammadiyah One Response (OMOR). (OL-13)
Baca Juga: Mabes Polri Kerahkan Brimob hingga Tim Trauma Healing Bantu Penanganan Gempa Cianjur
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Berdasarkan hasil laboratorium dari Balai Veteriner Kementerian Pertanian di Kabupate Subang hasilnya negatif. Insya Allah aman dan negatif rabies
Penambahan alokasi didasari pertimbangan karena Kabupaten Cianjur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat.
Jumlah pelajar yang menjadi korban pada peristiwa itu mencapai 273 orang.
Human Initiative memaparkan arah dan rencana pemulihan Sumatra. Pihaknya menyusun rencana itu berdasarkan kebutuhan masyarakat dan pendekatan kawasan.
Momentum penyerahan bantuan saat ini dinilai tepat karena telah memasuki tahap pemulihan, khususnya pembangunan hunian sementara dan hunian tetap korban bencana.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan menyampaikan rasa terimakasih atas perhatian Kabupaten Toba untuk Kabupaten Humbang Hasundutan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved