Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DATA Riskesdas yang dirilis oleh Badan Litbangkes Kementrian Kesehatan (Kemenkes) pada tahun 2018 mencatat hanya 7% anak Indonesia usia dini yang bebas dari masalah karies gigi.
Karena itulah Formula, produk kesehatan gigi dan mulut dari OT Group, selalu berusaha mendukung upaya untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia terutama sejak usia dini.
Kali ini Formula bersama International College of Dentists (ICD) menggelar aksi sosial edukasi dan pengobatan gigi dan mulut gratis di Provinsi Nusa Tenggara Barat baru-baru ini.
Bertempat di halaman Kantor Bupati Lombok Barat, rangkaian aksi sosial peduli kesehatan gigi dan mulut yang diselenggarakan oleh ICD dan Formula dimulai.
“Keterlibatan Formula dalam acara ini merupakan sumbangsih produk oral care asli Indonesia yang bertujuan mengurangi masalah gigi dan mulut di Indonesia, khususnya di Pulau Lombok," Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group (Formula Oral Care) dalam keterangan pers, Jumat (11/11).
Baca juga : Dokter Gigi Sebut Sebaiknya Kumur Sekali Saja Setelah Sikat Gigi
Masalah gigi dan mulut yang masih banyak ditemukan pada anak-anak dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan.
Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah yang menyokong pertumbuhan bagi anak-anak guna menumbuhkan generasi unggul di masa yang akan datang.
Gigi berlubang masih dialami 93% anak di Indonesia, fakta inilah yang mendorong Formula untuk terus berinovasi agar dapat melindungi gigi anak dan masyarakat Indonesia lebih baik .
"Masih banyak anak yang belum menyikat gigi dengan benar, asal-asalan, dan sekedarnya. Mereka juga menggunakan sikat dan pasta yang tidak tepat," katanya.
"Serta belum memiliki kesadaran memeriksakan gigi secara rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali,” tegas Harianus.
Acara ini berlangsung selama tiga hari, dengan menargetkan sekitar 1.500 masyarakat umum dan 6000 siswa sekolah dasar.
“Kegiatan pemeriksaan gigi gratis dan edukasi kesehatan gigi sebagai bentuk bakti pada negeri dari para dokter gigi yang tergabung dalam ICD XV Region 38 dan PDGI.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman para dokter gigi untuk terjun langsung di masyarakat daerah.
"Harapannya dengan terselenggaranya kegiatan ini, masyarakat dan siswa SD di Pulau Lombok dapat memperhatikan kesehatan gigi dan mulut mereka," kata Dr.drg. RM. Sri Hananto Seno, Sp.BM(K),MM,CFD, selaku Ketua ICD Indonesia.
"Terima kasih kepada Formula, yang telah membantu ICD dalam menyukseskan acara ini,” drg. RM. Sri Hananto Seno,
Formula sebagai produk perawatan gigi dan mulut asli Indonesia sudah sejak lama berkontribusi untuk mengedukasi dan merawat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia.
“Kami sudah sering menggandeng mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi untuk melakukan aksi sosial di berbagai daerah di Indonesia melalui gerakan “Formula untuk Indonesia," kata Harianus.
"Pada kesempatan kali ini kami sangat senang dan bangga menjadi mitra ICD regional Indonesia yang merupakan bagian dari organisasi kedokteran gigi dunia," jelasnya.
"Semoga pada masa yang akan datang kerjasama ini tetap dapat dijalin dan ditingkatkan, untuk Indonesia kuat dan sehat, pasti ada Formula-nya,” tutup Harianus. (RO/OL-09)
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
Penyaluran donasi ini melalui BAZNAS sehingga diyakini bakal sampai ke tangan yang tepat dan membutuhkan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berhasil menghimpun donasi masyarakat sebesar Rp3,1 miliar dalam rangkaian perayaan malam tahun baru 2026.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memfasilitasi penggalangan dana kemanusiaan pada malam pergantian tahun 2026. Donasi tersebut ditujukan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
VIVA Apotek bekerja samadengan Hansaplast menyalurkan donasi sebesar Rp50.000.000 kepada Yayasan Kanker Indonesia (YKI) sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
EKOSISTEM kreator digital di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Memahami apa yang terjadi saat sebuah pesawat tidak lagi merespons panggilan menara pengawas sangat penting untuk membangun literasi keselamatan transportasi yang objektif.
Secara sederhana, hilang kontak adalah kondisi di mana komunikasi dua arah antara pilot di dalam kokpit dengan petugas pengatur lalu lintas udara atau Air Traffic Control (ATC) terputus.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Melalui aksi ini, FKM UI berharap dapat menciptakan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved