Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PENETAPAN status siaga darurat bencana hidroneteorologi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diberlakukan sejak September tahun ini. Kondisi tersebut menyusul cukup masifnya kejadian bencana hingga saat ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Fatah Rizal, menuturkan Bupati Cianjur sudah menandatangani surat keputusan penetapan siaga darurat banjir dan tanah longsor. Penetapannya akan berlaku hingga April 2023.
"Kabupaten Cianjur sudah mengeluarkan penetapan darurat siaga bencana hidrometeorologi melalui keputusan Pak Bupati," kata Rizal kepada Media Indonesia, Kamis (10/11).
Selanjutnya, sebut Rizal, penetapan keputusan tersebut sudah diinformasikan kepada aparatur pemerintahan kewilayahan di tingkat kecamatan. Para camat diingatkan selalu mengantisipasi berbagai potensi bencana hidrometeorologi. "Karena hujan yang sekarang diprediksi akan berlangsung sampai April 2023," tutur Rizal.
Rizal juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di daerah-daerah rawan bencana, senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan. Pasalnya, cuaca yang terjadi saat ini terbilang sangat ekstrem. "Terutama yang tinggal di lereng perbukitan atau di bantaran-bantaran sungai. Selalu waspada dan siaga," pungkasnya.
Sementara itu, di Kecamatan Kadupandak terdapat empat desa yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor, Selasa (8/11) petang. Bencana mengakibatkan kerusakan sejumlah rumah warga, areal persawahan, serta infrastruktur jalan dan jembatan.
Di Desa Kadupandak, meluapnya aliran Sungai Cibuni mengakibatkan areal persawahan siap panen terendam banjir. Selain itu, luapan air juga merendam satu pesantren serta 20 unit rumah warga.
"Beberapa titik jalan juga mengalami kerusakan. Termasuk jalan penghubung Kecamatan Kadupandak dengan Kecamatan Cijati yang baru diaspal kondisinya rusak," kata Kepala Seksi Pelayanan Kecamatan Kadupandak, Ethan Zeiny, dihubungi, Kamis (10/11).
Di Desa Neglasari terdapat akses jalan yang terputus. Namun warga masih bisa beraktivitas karena ada jalan pintas.
Sementara di Desa Sukaresmi terdapat juga areal persawahan yang terendam banjir. Sedangkan di Desa Gandasari terdapat 1 unit rumah warga yang ambruk.
"Sejak Rabu air sudah surut. Sekarang warga masih membersihkan rumahnya yang terendam banjir. Kalau untuk nilai kerugian masih dalam penghitungan," pungkasnya. (OL-15)
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota selama sepekan ke depan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG Wamena mengimbau warga di 8 kabupaten Papua Pegunungan waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor hingga April 2026.
Gelombang pertama puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3). Sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved