Rabu 09 November 2022, 16:05 WIB

Kasus Covid-19 Di Sumba Timur Melonjak, Dua Pasien Meninggal Dunia

Palce Amalo | Nusantara
Kasus Covid-19 Di Sumba Timur Melonjak, Dua Pasien Meninggal Dunia

DOK MI
Ilustrasi

 

DALAM sepekan terakhir, tercatat dua kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupatan Sumba Timur, NTT. Hal ini membuat Pemkab Sumba Timur melakukan antisipasi untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit yang berasal dari Tiongkok tersebut. 

Saat ini total kasus covid-19 di Sumba Timur juga melonjak drastis. Pada Selasa (8/11) bertambah 26 kasus baru menjadi 84 kasus, jika dibandingkan Senin (7/11) sebanyak 58 kasus.

Kasus covid-19 tersebar di delapan kecamatan yaitu Kota Waingapu, Kambera, Pandawai, Umalulu, Nggoa, Lewat dan Kanatang. Para pasien dirawat di rumah sakit dan juga menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Bupati Sumba Timur Kristofel A Praing mengatakan pihaknya sedang berupaya untuk mencegah kasus meluas dan mengobati pasien. Untuk itu, warga diminta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. "Kita akan melakukan tindakan-tindakan yang terukur dan mengeluarkan instruksi 
sesegera mungkin agar kita secara ketat menerapkan protokol kesehatan," ujar Kristofel.

Adapun stok vaksin di Kabupaten Sumba Timur dilaporkan tersedia dan kegiatan vaksinasi covid-19 juga masih berlangsung. "Stok vaksin bergantung dari pengiriman dari Kupang," ujarnya. (OL-15)

Baca Juga

AFP/PUTRI

Aktivitas Vulkanis Semeru Meningkat, BPBD Lumajang Sterilkan Zona Merah

👤Bagus Suryo 🕔Minggu 04 Desember 2022, 18:39 WIB
Kerusakan akibat awan panas Gunung Semeru itu terparah di Dusun Kajar Kuning berbatasan dengan Curah...
ANTARA/DOK.BNPB

Semeru Erupsi, Warga Diminta tidak Lakukan Aktivitas Radius 17 Km

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 18:01 WIB
Pada Minggu ini, PVMBG telah menaikkan status Gunung Semeru dari sebelumnya Level 3 atau Siaga menjadi Level 4 atau Awas terhitung mulai...
MI/Palce Amalo

Pedagang Heran Stok Melimpah tapi Harga Telur di Kupang Naik, Diduga Ditahan Oknum

👤Palce Amalo 🕔Minggu 04 Desember 2022, 17:58 WIB
BIASANYA para pedagang perantara menahan telur di gudang selama beberapa hari. Mereka bilang barang kosong tapi sebenarnya ada di gudang,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya