Minggu 06 November 2022, 13:10 WIB

Ketua Adat Keerom: KPK sudah Datang, Mari Buka Diri

Mediaindonesia.com | Nusantara
Ketua Adat Keerom: KPK sudah Datang, Mari Buka Diri

DOK Pribadi.
Servo Tuamis.

 

KEDATANGAN tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Papua disambut positif tokoh masyarakat Papua. Tim yang dipimpin langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri itu diharapkan dapat mengungkap berbagai penyimpangan penggunaan uang rakyat yang melibatkan pejabat-pejabat daerah di Bumi Cenderawasih ini.

Harapan itu antara lain diungkapkan Ketua Dewan Adat Keerom, Servo Tuamis. Servo mengimbau agar tidak hanya Gubernur Papua Lukas Enembe yang membuka diri untuk diperiksa oleh KPK, tetapi masyarakat Papua juga harus membuka diri dan berani menyuarakan kebenaran.

Dengan cara itu, kata Servo, berbagai persoalan seputar penyaluran dan penggunaan dana otonomi khusus (otsus) Papua yang selama ini dikeluhkan masyarakat kecil di kampung-kampung dapat diakhiri. "Kami orang Papua sampai hari ini kita ada miskin, uang (otsus) yang pemerintah bilang ada 1.000 triliun yang sudah turun itu di mana? Itu uang besar. Nah ini yang perlu KPK jeli melihat itu semua," ungkap Servo di Arso, Sabtu (5/11).

Dengan kedatangan KPK ke Papua, lanjut Servo, walaupun tujuan utamanya untuk memastikan berjalannya proses penegakan hukum terhadap Gubernur Lukas Enembe, tetapi bisa menjadi kesempatan yang baik bagi KPK melihat dari dekat terkait dana otsus yang begitu besar dari pemerintah pusat dibandingkan dengan hasil pembangunan yang secara nyata dinikmati masyarakat.

"KPK bisa periksa di Papua sini lebih dekat. Kita masyarakat tidak boleh gontok-gontokkan tetapi kita serahkan (ke KPK) dan menjaga kebersamaan, saling komunikasi kita berjalan baik," kata Servo.

Servo juga mengungkapkan keheranannya mendengar rumah kediaman Lukas Enembe masih dijaga ketat oleh ratusan warga, padahal Lukas sudah membuka diri kepada KPK. Menurutnya, Lukas yang mesti memberikan imbauan kepada para simpatisannya itu untuk kembali ke rumah mereka masing-masing. Bila perlu, imbauan itu disampaikan melalui media massa secara luas agar masyarakat tahu bahwa Gubernur tidak lagi menghendaki rumahnya dijaga. (RO/OL-14)

Baca Juga

DOK.MI

Pelajar SMP di OKU Selatan Diduga Korban Mutilasi

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 23:35 WIB
Korban yang sebelumnya dilaporkan sudah beberapa hari menghilang ini ditemukan dengan kondisi kepala sudah terpisah dan kaki terputus,...
dok.ist

Gerak Cepat Relawan Srikandi Ganjar Jateng Bantu Korban Banjir Kabupaten Pati

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 23:25 WIB
DALAM upaya membantu meringankan beban korban bencana banjir Kabupaten Pati, relawan Srikandi Ganjar Jateng turun langsung ke posko...
MI/BAYU ANGGORO

Lebih Terbuka, Katsunyaka Resto Bandung Buka di Cihampelas Walk

👤Bayu Anggoro 🕔Minggu 04 Desember 2022, 23:15 WIB
Rebecca Agnes, pendiri dan pengelola Katsunyaka, restoran makanan Jepang, membuka cabang di Cihampelas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya