Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 38 desa yang tersebar pada enam kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan terendam banjir sejak beberapa hari terakhir. Banjir disebabkan meluapnya Sungai Nagara dan Sungai Balangan.
"Banjir saat ini melanda wilayah sepanjang DAS di Kabupaten Hulu Sungai Utara," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, R Suria Fadliansyah, Selasa (1/11). Banjir merupakan banjir kiriman dari bagian hulu.
Data BPBD Hulu Sungai Utara mencatat banjir merendam sedikitnya 379 rumah yang dihuni sekitar 700 jiwa pada 38 desa di wilayah tersebut. Ketinggian banjir bervariasi antara 20 cm sampai setengah meter merendami areal permukiman warga dan jalan desa.
Banjir melanda tiga desa di Kecamatan Amuntai Tengah, 10 desa di Kecamatan Amuntai Selatan, enam desa di Kecamatan Babirik, 11 desa di Kecamatan Banjang, empat desa di Kecamatan Sungai Pandan serta empat desa di Kecamatan Sungai Tabukan.
Pada bagian lain, longsor kembali terjadi di kawasan Pegunungan Meratus tepatnya di Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. "Longsor sepanjang puluhan meter sempat memutus akses jalan ke sejumlah desa dan dusun di bagian atas pegunungan. Sudah dilakukan gotong royong BPBD dan warga, saat ini jalan sudah dapat difungsikan kembali," tutur Kepala BPBD Hulu Sungai Tengah, Budi Haryanto. (OL-13)
Baca Juga: Gubernur NTT Nekat Selamatkan Ayah dan Dua Anak Terseret Banjir
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menerjunkan 3.800 personel untuk membantu kelancaran dan keamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Tercatat banjir merendam 11.634 rumah yang dihuni 12.626 keluarga atau 36.799 jiwa
Kejagung bersikap kooperatif dan akan segera menyerahkan tersangka kepada penyidik KPK jika ditemukan.
KPK menduga Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Albertinus Parlinggoman Napitupulu menerima total uang hingga lebih dari Rp1,5 miliar.
Penangkapan di Hulu Sungai Utara ini menandai OTT ke-11 yang dilakukan KPK sepanjang 2025.
Wilayah Hulu Sungai Utara merupakan dataran rendah dan pertemuan sungai-sungai besar seperti Sungai Balangan dan Sungai Tabalong.
Banjir besar melanda 188 desa di10 kecamatan Kabupaten Hulu Sungai Utara pada bulan lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved