Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Selatan sejak beberapa hari terakhir sebagian telah surut. Namun banjir kini turun dan merendami kawasan dataran rendah di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Faried Fakhmansyah, Sabtu (28/12) dalam laporan kebencanaannya mengatakan banjir saat ini juga melanda sebagian wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Utara. "Banjir terjadi di sejumlah desa Kecamatan Banjang, Hulu Sungai Utara," tuturnya.
Wilayah Hulu Sungai Utara merupakan dataran rendah dan pertemuan sungai-sungai besar seperti Sungai Balangan dan Sungai Tabalong. Wilayah ini juga dilindasi Sungai Barito yang berbatasan dengan wilayah Kalimantan Tengah.
Tercatat banjir merendami sejumlah desa di Kecamatan Banjang, seperti Desa Danau Teratai, Desa Petarikan, Desa Garunggang dan Desa Baruh Tabing. Sebanyak 350 rumah warga yang dihuni 399 keluarga terendam banjir.
Pada bagian lain banjir di Kabupaten Kotabaru sudah surut dan banjir di Hulu Sungai Tengah akibat luapan Sungai Barabai sebagian wilayahnya sudah kering. Pemda dan masyarakat setempat sejak kemarin mulai membersihkan sampah kayu dan bambu yang menutup aliran sungai.
Saat ini banjir masih merendami sebagian wilayah seperti Pajukungan di Kota Barabai dan lima desa di Kecamatan Pandawan. "Kita berharap hujan dengan intensitas tinggi tidak turun yang dapat menyebabkan banjir susulan," kata Sekda Hulu Sungai Tengah, Ahmad Yani.
Sementara banjir di Kabupaten Balangan juga berangsur surut. Namun empat desa di Kecamatan Amayan dan Paringin masih dilanda banjir dengan ketinggian air kurang satu meter.
SEJAK sepekan terakhir 89 desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, hingga kini masih terendam banjir.
Tercatat banjir merendam 11.634 rumah yang dihuni 12.626 keluarga atau 36.799 jiwa
Bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Selatan sejak Desember 2025 lalu menyebabkan terpuruknya perekonomian warga.
Karhutla yang terjadi di Kalsel tahun ini jauh lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya karena kemarau basah.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan alat berat untuk membantu para petani melakukan pembersihan lahan pertanian tanpa membakar.
BPBD Kalsel memperluas jangkauan kepada kalangan tenaga pengajar dan pelajar tingkat menengah atas atau sederajat guna meningkatkan kualitas penguatan edukasi bencana.
Pembasahan lahan gambut untuk pencegahan hingga water bombing dan modifikasi cuaca untuk penanganan karhutla.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved