Senin 31 Oktober 2022, 12:20 WIB

Gandeng IKA SKMA Jadi Partner Bantu Pemprov Sumsel Atasi Karhutla

Dwi Apriani | Nusantara
Gandeng IKA SKMA Jadi Partner Bantu Pemprov Sumsel Atasi Karhutla

MI/Dwi Apriani
Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri Rakernas IKA SMKA di Palembang, Minggu (30/10/2022)

 

PROVINSI Sumatera Selatan memiliki kawasan hutan lindung dan hutan produksi yang cukup luas. Belum lagi, Sumsel juga mempunyai kawasan gambut seluas 1,4 juta hektar. Luas kawasan tersebut tentunya sangat membutuhkan sumber daya manusia yang cukup banyak.

Karena itu, Gubernur Sumsel Herman Deru berharap adanya peran para alumni sekolah kehutanan untuk turut menjaganya. “Kami berharap IKA SKMA ini dapat memberikan solusi atau buah pemikiran kepada pemerintah mengenai bagaimana cara mengatasi karhutla,� kata dia, usai pembukaan Rakernas IKA SKMA 2022.

Menurutnya, karhutla selalu menjadi momok menakutkan bagi Sumsel di setiap musim penghujan sehingga pemerintah mengharapkan adanya solusi permanen atas persoalan ini.

Selain itu, Pemprov Sumsel juga berharap IKA SMKA ini juga menyuarakan mengenai keinginan Sumatera Selatan memiliki kebun binatang.

"Seperti Harimau Sumatera itu asalnya dari sini, dan disebar ke seluruh kebun binatang baik di dalam hingga luar negeri. Tapi Sumsel sendiri belum memiliki kebun binatang," kata dia.

Demi menjaga kelestarian flora dan fauna, ia mengajak IKA SKMA membangun Zoo atau kebun binatang. Dikenal memiliki suaka marga satwa dan hutan lindung Sumsel sering menjadi sasaran empuk para oknum-oknum nakal yang ingin melakukan tindakan buruk terhadap hutan dan suaka margasatwa di Sumsel.

Oleh karena itu, Herman Deru mengharapkan agar IKA SKMA dapat merumuskan dan menemukan solisinya agar hutan dan suaka margasatwa yang ada di Sumsel tetap terlindungi.

Ia juga meminta agar IKA SKMA dapat melakukan kerja sama yang dengan instansi berwenang terkait penambahan personil Polhut demi menjaga hutan lindung dan suaka marga satwa yang terdapat di Sumsel.

Ketua IKA SKMA Abdul Qodir mengatakan saat ini terdapat 9.615 orang alumni SKMA yang tersebar di 34 provinsi Tanah Air. Para alumni ini pada umumnya bekerja di bidang kehutanan, mulai dari tenaga lapangan,  tenaga teknik, analisis, hingga pengambil kebijakan.

"Kami menggelar Rakernas ini untuk menguatkan komitmen anggota organisasi dalam beraksi nyata di bidang masing-masing untuk kemajuan pembangunan kehutanan dan lingkungan ke depannya," kata Qodir.

Diakuinya, rimbawan ini diharapkan dapat menjadi contoh, insipirasi hingga agen perubahan di daerahnya masing-masing dalam mengawal pelestarian lingkungan.

Untuk itu, IKA SMKA sebagai organisasi aktif yang sudah berdiri sejak 1955 ini dan memiliki kepengurusan di seluruh provinsi akan terus menjaga visi dan misi untuk senantiasa bersesuaian dengan program pemerintah dalam hal ini Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. (OL-13)


 

Baca Juga

MI/Haryanto

Ganjar Pastikan Tol Semarang-Demak Siap Digunakan di Libur Nataru

👤Haryanto 🕔Rabu 07 Desember 2022, 12:39 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memastikan jalan Tol Semarang-Demak siap digunakan saat momen libur natal dan tahun baru...
DOK Pribadi.

Rampai Nusantara Puji Maluku Utara Cetak Pertumbuhan Ekonomi Tinggi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 07 Desember 2022, 10:00 WIB
Keindahan alam di provinsi Maluku Utara sangat menjanjikan dan bisa jadi tujuan wisata terbaik di wilayah Indonesia...
Antara

Ledakan Diduga Bom Bunuh Diri Terjadi di Polsek Astanaanyar Bandung

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 07 Desember 2022, 09:37 WIB
Sebuah ledakan yang diduga merupakan bom bunuh diri terjadi di Kantor Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12), sekitar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya