Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BALI menjadi salah satu provinsi yang telah menerapkan bus rapid transit (BRT) dalam mengintegrasikan wilayah, menggerakkan roda perekonomian, dan juga berperan sebagai langkah mitigasi perubahan iklim.
Kepala Dinas Perhubungan Bal I Gede Wayan Samsi Gunarta mengatakan, sistem BRT Bali bernama Trans Sarbagita dan Trans Metro Dewata terus menunjukkan tren lonjakan penumpang seiring dengan pemulihan ekonomi pascapandemi.
Berdasarkan data per September 2022, pihaknya mencatat 16.257 penumpang. Padahal pada Februari tahun yang sama hanya berkisar 4.343 orang.
“Oleh karena itu, bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dalam pendanaan operasional sangat diapresiasi,” terangnya saat mengikuti Sustainable Transportation Forum (STF) 2022 di Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (21/10).
Samsi Gunarta menjelaskan, visi pemerintah Bali adalah membangun Bali baru yang lebih kuat, aspiratif, dan tangguh dalam menghadapi pelbagai risiko.
Dalam konteks tersebut, pariwisata adalah sektor yang tidak dapat ditinggalkan, sehingga harus didukung oleh infrastruktur yang terintegrasi dan terkoneksi.
“Rencana kami adalah layanan transit berkualitas, khususnya BRT. Kami akan mendorong bagaimana caranya supaya ada dedicated lane yang menghubungkan wilayah-wilayah secara lebih cepat dan tepat waktu,” imbuhnya.
Dalam kajian mitra pembangunan internasional Indonesia, seperti Gesellschaft fulr Internationale Zusammenarbeit (GIZ) di lima kota percontohan, dedicated lane atau lajur khusus merupakan salah satu dari delapan komponen pendukung kelancaran BRT sebagai tulang punggung moda transportasi perkotaan.
Komponen sistem BRT yang ideal juga harus memiliki sistem pembayaran terpadu berbasis elektronik, serta bus dan halte yang berlantai rendah.
Baca juga : Jakarta Dinilai Punya Sistem Transportasi Terintegrasi Paling Maju di Indonesia
Selain itu, untuk membangun transportasi massal harus melibatkan banyak pihak. Paradigma pembangunan tidak bisa melihat hanya satu kota, tetapi harus dalam konsep metropolitan, seperti diterapkan di kawasan cekungan Bandung.
Advisor GIZ SUTRI NAMA dan INDOBUS Maulana Ichsan Gituri menjelaskan, dua puluh tahun lalu transportasi umum adalah raja jalanan, terutama bus. Dan pada 2018, proporsi bus hanya seperlima saja.
“Bagaimana nanti pada 2030?. Kami melakukan studi kelayakan di lima kota prioritas, yaitu Bandung, Semarang, Makassar, Pekanbaru, dan Batam. Setiap kota memiliki kebutuhan yang berbeda, walaupun permasalahannya sama, yakni transportasi publik belum menjadi prioritas lebih dibanding transportasi pribadi. Oleh karena itu, saat ini, opsi paling cepat dan realistis adalah implementasi BRT,” paparnya.
Ichsan menyebutkan, membangun sistem transportasi publik yang berkelanjutan dalam bentuk BRT membutuhkan investasi yang relatif rendah.
“Pun demikian, kapasitas fiskal tiap pemerintah daerah berbeda, sehingga transformasi sistem membutuhkan dukungan pelbagai pihak dan sumber pendanaan alternatif lainnya,” tutupnya.
Sementara itu, Advisor GIZ Green Infrastructure Development Lena Herliana menambahkan, bahwa kebanyakan kota membutuhkan kapasitas sumber daya, panduan kebijakan, dan akses sumber keuangan yang memadai untuk mengembangkan sistem transportasi yang berkelanjutan, seperti BRT.
“Karena atas dasar itulah muncul ide membentuk Prakarsa Infrastruktur Hijau atau Green Infrastructure Initiative (GII). Prakarsa ini adalah tindak lanjut perjanjian bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jerman untuk membangun infrastruktur hijau,” tegasnya.
Lena melanjutkan, infrastruktur hijau didefinisikan sebagai infrastruktur yang dirancang, dibangun, dan dioperasikan dengan cara yang ramah lingkungan, berketahanan alam dan iklim, rendah karbon, serta mengadopsi prinsip-prinsip kesetaraan gender.
“Terdapat dua komponen pembiayaan, yaitu bantuan teknis yang diselenggarakan GIZ dalam bentuk hibah sebesar 9,4 juta Euro dan fasilitas kerja sama keuangan berupa pinjaman bersubsidi sebesar 2,5 miliar Euro dari Bank Pembangunan Jerman,” pungkasnya. (OL-7)
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Setiap rencana pembangunan trotoar kini melalui proses negosiasi dan evaluasi yang ketat.
Menurut Arief, tingkat hunian gedung-gedung perkantoran grade AS sepanjang jalur MRT fase 1 mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan gedung-gedung di luar jalur MRT.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi meluncurkan sistem pembayaran QRIS Tap di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, pada Kamis (4/12).
Sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang emisi terbesar di tanah air.
Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat tersebut masih berlaku pada saat kejadian.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Pemerintah telah membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memberikan pendampingan kepada keluarga.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved