Jumat 23 September 2022, 16:08 WIB

Ganjar Dukung Kedaulatan Pangan Daerah di Rapat Konsolidasi PDI Perjuangan

Haryanto | Nusantara
Ganjar Dukung Kedaulatan Pangan Daerah di Rapat Konsolidasi PDI Perjuangan

MI/Haryanto
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

 

PARTAI PDI Perjuangan menggelar rapat konsolidasi terkait Kebijakan Pembangunan Trisakti, untuk menyikapi penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu.

Rapat tersebut diikuti 102 kepala daerah tingkat gubernur, bupati dan wali kota kader PDI Perjuangan untuk membahas tiga pilar (trisakti), yakni ekonomi kerakyatan, reformasi birokrasi dan kedaulatan pangan di daerah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengikuti rapat tersebut menyampaikan, seluruh kepala daerah harus terjun langsung ke lapangan untuk menyelesaikan persoalan yang muncul akibat penyesuaian harga BBM.

"Seluruh kepala daerah mesti turun ke bawah. Perhatikan rakyat apalagi setelah kenaikan BBM. Politik anggaran merespon persoalan-persoalan akibat kenaikan BBM. Maka semua mesti bicara soal ekonomi kerakyatan," ujar Ganjar usai mengikuti rapat konsolidasi.

Sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang memimpin rapat itu, Ganjar menyebutkan Provinsi Jawa Tengah siap untuk melakukan optimalisasi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Tengah.

Ganjar mengatakan, pihaknya bersama BRIDA Jawa Tengah akan terus berupaya mewujudkan kedaulatan pangan dengan menciptakan inovasi-inovasi untuk mengatasi persoalan pangan agar perekonomian bisa stabil.

"Kemudian mengembangkan riset daerah dengan membentuk BRIDA. Soalnya baru Provinsi Jawa Tengah sama Bali yang terbentuk. Maka kita akan manfaatkan betul itu. Dari BRIN sendiri sudah siap melakukan pendampingan-pendampingan," jelas Ganjar.

Selain itu Ganjar menuturkan, program penanaman 10 tanaman pendamping beras yang disampaikan Megawati juga wajib dilakukan ditengah krisis pangan yang berpotensi menyebabkan inflasi.

Di Jawa Tengah sendiri, Ganjar juga telah menggerakkan masyarakat untuk melakukan penanaman tanaman pendamping beras di pekalangan dan halaman rumah.

"Kemudian ngga boleh korupsi, tadi ditekankan betul oleh Bu Mega. Lalu awas krisis pangan, maka daerah diminta untuk menanam 10 tanaman pendamping beras," ucap Ganjar.(OL-13)

Baca Juga: Korupsi Dana Covid-19, Sekda Flotim Ditahan

 

Baca Juga

ANTARA/R D Putra

125 Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan sudah Diambil Keluarga

👤Bagus Suryo 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:23 WIB
Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. Menurutnya, tidak ada lagi jenazah yang belum...
DOK.MI

Polisi Gagalkan Pajero Bawa Paket 20 Kg Sabu dari Medan ke Palembang

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:05 WIB
Di areal tersebut polisi menghentikan sebuah mobil Mitsubishi Pajero bernomor polisi B 1786 PJG. Mobil tersebut ditumpangi dua pria...
ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Sopir Bus Gagalkan Pengiriman 4,5 Kg Ganja ke Jakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 22:54 WIB
Dua pelaku yang mengirim paket tersebut, kata dia, saat ini masih dalam pencarian. Namun, identitas keduanya sudah dikantongi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya