Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA di kawasan pesisir Lamongan mengelar Festival Gandrung Rajungan, Selasa (13/9). Acara yang digelar di halaman Wisata Bahari Lamongan (WBL) Kecamatan Paciran ini sebagai upaya untuk mengangkat potensi kuliner tradisional setempat.
Terlebih, Lamongan memiliki potensi besar penghasil ikan laut atau seafood yang salah satunya jenis rajungan. Selain produk berbahan utama rajungan, festival yang diikuti puluhan peserta dari Bumdes se-Kecamatan Paciran, juga menyediakan berbagai produk unggulan mulai dari batik khas Lamongan, ikan asin, frozen seafood, kerupuk ikan, petis ikan khas Paciran, ikan asap, minuman, dan makanan olahan ikan lainnya.
Ketua Panitia Festival Gandrung Rajungan, Agus Hendrawan mengatakan, terselenggaranya Festival Gandrung Rajungan ini sebagai bentuk pemaksimalan potensi serta mengenalkan kuliner khas yang dimiliki masyarakat pesisir Lamongan, terutama wilayah Kecamatan Paciran.
"Festival Gandrung Rajungan ini sebagai bentuk memaksimalkan potensi-potensi yang ada serta mengenalkan kuliner khas, jajanan khas yang ada di Paciran dan harapannya tidak hanya masyarakat Paciran saja, tapi dari luar Paciran, masyarakat Lamongan secara umum dan masyarakat luar kota untuk datang ke Lamongan," ungkap Agus Hendrawan yang juga Camat Paciran ini.
Bupati Yuhronur Efendi, mengapresiasi ide kreatif dan inspiratif dalam mengangkat potensi lokal Kecamatan Paciran. "Luar biasa, saya terima kasih atas inisiatif para nelayan pantura dan para Bumdes di Kecamatan Paciran sehingga terselenggara Festival Gandung Rajungan terbesar," kata Bupati.
Melalui kegiatan semacam ini, dapat mengabarkan sekaligus memberitahukan pantura Lamongan merupakan gudangnya rajungan. "Jadi siapa yg ingin menikmati rajungan silahkan datang ke Paciran Lamongan, apalagi kalau sudah dimasak pasti akan lebih lezat. Semoga dengan festival ini dapat meningkatkan UMKM yang ada di Kabupaten Lamongan,"
jelasnya.
Tidak hanya warga Lamongan, festival yang menyediakan 1.000 porsi rajungan gratis ini juga menarik perhatian wisatawan luar kota. Rena, warga Kota Surabaya yang datang bersama sejumlah teman untuk mengaku senang karena bisa merasakan kemeriahan festival.
"Saya bersama sahabat-sahabat saya jauh-jauh dari Surabaya untuk bisa mengikuti festival ini, Rajungan Lamongan ini terkenal sangat enak, meskipun saya tidak kebagian tapi nanti saya bisa membeli yang ada di stand," tutur Rena. (OL-15)
Banjir luapan Bengawan Jero di Lamongan terus meluas. Sebanyak 4.815 rumah di 45 desa tergenang, tambak terdampak mencapai 7.155 hektare
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan.
Sedikitnya 1.206 rumah tergenang dan 2.632 hektar sawah tambak di Lamongan terendam banjir luapan Bengawan Jero, Selasa (6/1).
Menteri Yandri memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam pemberdayaan desa.
Genangan banjir yang terjadi di ruas jalur Nasional itu dipicu akibat luapan Kali Plalangan, anak sungai Bengawan Solo yang mengalami peningkatan sejak Minggu (21/12) malam.
Penerapan subsidi pupuk bagi petambak ini dijadwalkan akan berlaku serentak di seluruh Indonesia mulai Januari 2026.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa kejadian penampilan goyang biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur bukan masalah sepele.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
PENGAMAT Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Habdy Lubis, memberikan penjelasan soal polemik penampilan biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur.
SEKELOMPOK anak muda dari perguruan silat diamankan polisi karena melakukan konvoi yang meresahkan warga dan pengendara lain di Sidoarjo, Jawa Timur.
Menurut Heru, puso terjadi secara tersebar dan sebagian besar berlangsung pada Oktober 2025, saat tanaman padi telah memasuki masa panen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved