Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung gagal mencapai target minimal 50 persen dalam pelaksanaan vaksinasi dosis III booster di akhir Agustus 2022. Saat ini vaksinasi dosis III hingga akhir Agustus di Kota Bandung baru mencapai 47,33 persen.
Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, melencengnya capain vaksinasi ini disebabkan terbatasnya stok vaksin di Kota Bandung. "Karena stok vaksin yang ada terbatas, kemarin juga ada kekurangan vaksin. Kita sekarang masih 47,33 persen, padahal target minimal 50 persen di akhir Agustus," kata orang nomor satu di Kota Bandung ini, Selasa (30/8).
Menurut Yana, keterbatasan pasokan vaksin ini, bukan hanya untuk program vaksinasi dosis ke III saja, namun juga dosis ke IV (booster kedua) yang saat ini tengah gencar diberikan untuk tenaga kesehatan (nakes). Jenis vaksin yang saat ini masih kosong, adalah vaksin Covid-19 jenis Moderna.
Pemkot telah mengajukan penambahan stok vaksin sejak sepekan lalu, namun hingga kini belum ada informasi lanjutan kapan stok vaksin tambahan tersebut akan dikirimkan. "Kekurangan itu bukan hanya stok vaksin booster I tapi ke II juga. Kita sudah mengajukan, tapi sampai hari ini belum ada informasi lagi. Kalau tidak salah sudah seminggu yang lalu diajukan ke pusat. Kita ajukan 5.000 vial, untuk booster I dan II, itu campuran, bukan hanya Moderna, tapi Pfizer, Sinovac dan lainnya," terangnya.
Meski tidak memiliki stok yang mencukupi, namun Yana menegaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi terus dilakukan, dengan mengandalkan stok vaksin yang ada. Vaksinasi ada, cuma ditujukan untuk yang bukan Moderna. Karena Moderna masih kosong, tapi vaksinasi masih terus berlangsung.
Kosongnya stok vaksin di Kota Bandung, khususnya jenis Moderna, menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian telah berlangsung sejak awal Agustus lalu. Kecilnya persentase pencapaian vaksinasi booster ke II, yang hingga Selasa (29/8) baru
mencapai 13,10 persen, disebabkan terbatasnya dosis yang diberikan pemerintah pusat.
"Saat ini stoknya untuk booster kedua nakes sudah habis, kita masih menunggu kiriman lagi dari pusat," jelasnya.
Sebelumnya Ketua Satuan Tugas (Satgas) Harian Covid-19 Kota Bandung, Asep Gufron mengatakan cukup optimistis untuk mencapai target vaksinasi III booster minimal 50 persen akhir bulan ini. "Saya optimis akan tercapai, karena kita terus gencar melaksanakan vaksinasi massal,"
ujarnya.
Asep menjelaskan, pihaknya terus mengakselerasi vaksinasi dosis III. Sampai 25 Agustus kemarin booster 1 telah mencapai 806.864 sasaran atau 47,07 persen dari target 50 persen sampai akhir bulan ini. Tak hanya vaksin dosis III, Pemkot Bandung juga genjot optimalkan vaksin IV
atau booster II untuk nakes. Capaian vaksinasi booster II untuk SDM kesehatan di Kota Bandung telah mencapai 3.168 orang atau 12,8 persen dari target 24.709.
"Untuk mencapai target vaksinasi dosis III, sebanyak 50 persen, tiap kelurahan harus menargetkan sebanyak 333 sasaran per harinya. Kita juga perlu menyasar anak-anak sekolah yang berusia 18 tahun ke atas untuk vaksin dosis III, akan segera kita buatkan surat edarannya," terangnya.
Sedangkan untuk vaksinasi booster dua bagi SDM kesehatan, Asep menargetkan mencapai 30 persen pada September mendatang. Vaksin booster II ini akan dikomandai oleh pimpinan rumah sakit dan puskesmas masing-masing. (OL-13)
Baca Juga: Kang Emil: Soal Harga BBM Pertimbangkanlah Kondisi Psikologis Masyarakat
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Satu pasien yang diduga terinfeksi Super flu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS) meninggal. Namun, pasien tersebut memiliki komorbid berat.
Kontribusi veteran tidak berhenti pada masa lalu, tetapi terus menjadi sumber inspirasi dan keteladanan bagi generasi muda hingga saat ini.
Pemerintah juga akan menambah jumlah penyapu jalan dan memperkuat program kebersihan lainnya.
DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, melaporkan selama masa Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tercatat sebanyak 2.675.017 kendaraan melintas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved