Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENINDAKLANJUTI hasil High Level Meeting (HLM) dalam menekan inflasi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemkot Denpasar, Bali menggelar operasi pasar di dua titik pasar tradisional yakni, Pasar Badung dan Pasar Kreneng, Senin (22/8).
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa yang meninjau langsung ke dua titik pasar itu mengatakan langkah ini sebagai upaya jangka pendek dalam menekan inflasi terutama dampak dari kenaikan harga sejumlah komoditi seperti cabai merah kecil dan besar, bawang merah,
telur serta mie instan dan minyak goreng.
"Dalam sehari ini (Senin) kita sudah bisa mempengaruhi sentimen pasar. Seperti contoh harga bawang merah yang harga di pasaran mencapai Rp30 ribu per kg, dan dalam operasi pasar di jual hanya Rp23 ribu per 1 kg," kata Arya Wibawa di sela sela pemantauan operasi pasar.
Sedangkan untuk jangka menengah dalam menekan inflasi, Pemkot Denpasar melalui Tim PKK Kota Denpasar yang bersinergi dengan Bank Indonesia (BI) Denpasar akan melaksanakan penanaman bibit cabai bekerja sama dengan para kader PKK di Desa/Kelurahan.
Untuk pengadaan bibitnya akan didukung Bank Indonesia yang selanjutnya akan ditanam oleh para ibu-ibu PKK Denpasar. Hasilnya nanti akan disuplai ke para pedagang tentunya dengan harga di bawah kisaran pasar guna menekan lanju inflasi dan menggerakkan perekonomian rakyat.
"Saya berharap dengan operasi pasar ini beberapa bulan ke depan hingga Desember 2022, tren inflasi bisa terkendali. Hal ini sejalan dengan Bapak Presiden RI, yang memerintahkan pemerintah daerah dengan TPID- nya untuk mengendalikan inflasi daerahnya masing-masing karena inflasi ini terjadi di seluruh Indonesia dengan kisaran 4,9% secara nasional. Maka dari itu Pemkot Denpasar akan terus berupaya menekan inflasi ini sampai kondisi perekonomian stabil kembali," urainya.
Semetara Dirut Perumda Pasar Sewakadarma, IB Kompyang Wiranata mengatakan, operasi pasar ini dilaksanakan guna menekan kenaikan harga-harga terutama cabai dan bawang merah. Kegiatan ini berbeda dengan pasar murah karena Perumda selaku anggota TIPD juga melakukan pembelian barang di pengepul dan petani yang berjualan langsung.
"Tentunya kita kaji juga agar tidak bersinggungan dengan para pedagang. Di mana nantinya barang-barang yang kami ambil dari pengepul atau petani ini kita rencananya lempar kepada pedagang dengan memperpendek rantai distribusi. Harapan kami inflasi yang disebabkan oleh bawang dan cabai yang sulit dikendalikan ini, bisa kita tekan," harapnya. (OL-13)
Baca Juga: Pemkot Denpasar siap Gelar Operasi Pasar untuk Tekan Laju Inflasi
Persembahyangan tahunan untuk memuja Dewa Siwa ini menjadi momentum perenungan dan introspeksi diri umat Hindu pada Januari 2026.
Satpol PP Kota Denpasar kembali menggelar aksi penertiban intensif terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), pengamen, hingga badut yang kerap beroperasi di persimpangan jalan.
Penanganan sampah di ibu kota Bali tersebut kini difokuskan pada skema Tiga Zona Utama, yakni pengelolaan di sektor hulu, tengah, dan hilir.
Kehadiran jajaran Pemkot Denpasar dalam perayaan Natal ini menjadi simbol nyata hadirnya negara dalam menjamin kerukunan beragama di Bali,
Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan, kelancaran lalu lintas, serta keselamatan wisatawan dan masyarakat yang merayakan ibadah Natal di ibu kota Provinsi Bali tersebut.
Target ambisius ini dicanangkan setelah Denpasar berhasil menanggulangi dampak fluktuasi angka kemiskinan yang dipicu oleh pandemi Covid-19.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Kemendagri menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan sebagai kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan puasa Ramadan.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved