Jumat 19 Agustus 2022, 08:40 WIB

Pemkot Denpasar siap Gelar Operasi Pasar untuk Tekan Laju Inflasi

Mediaindonesia.com | Nusantara
Pemkot Denpasar siap Gelar Operasi Pasar untuk Tekan Laju Inflasi

Dok.Pemkot Denpasar
Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi (TPID) Kota Denpasar di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (18/8).

 

KRISIS pangan saat ini memang tengah menghantui dunia. Untuk itu guna menekan laju inflasi Pemkot Denpasar dalam strategi jangka pendek akan segera menggelar Operasi Pasar. Hal itu disampaikan  Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara saat melakukan rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi (TPID) Kota Denpasar di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (18/8).

Hadir dalam rapat tersebut turut hadir Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho  serta  Kepala OPD terkait. "Untuk strategi  jangka pendek pada Agustus-Desember kami akan menggelar operasi pasar untuk menekan laju  inflasi," kata Jaya Negara.  

Baca juga: Penerbangan Langsung Bali-Korea Selatan Kembali Dibuka

Ia mengatakan pelaksanaan operasi pasar murah dititik beratkan  pada komoditas penyumbang inflasi seperti cabai, bawang merah dan kebutuhan pokok lainnya. Dan ini menjadi strategi jangka pendek untuk menekan laju inflasi. Operasi pasar akan dilakukan melalui program Sewaka Mart milik Perumda Pasar Sewaka Dharma.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga akan melakukan kerjasama antar daerah untuk mendorong pemenuhan pasokan komoditas.  Mereka juga akan melakukan program gerakan tanam hortikultura di pekarangan rumah bekerjasama dengan TP. PKK juga diharapkan dapat menekan laju inflasi.

“Ke depan langkah pengendalian inflasi diarahkan pada tercapai ketersedian pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif sesuai dengan Roadmap TPID Tahun 2022-2024,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Bali Trisno Nugroho menyampaikan inflasi Denpasar Juli 2022 sebesar 6,72% lebih tinggi dari target inflasi nasional sebesar 4,94%. Oleh karena itu, perlu dilakukan strategi untuk menekan laju inflasi salah satunya dengan operasi pasar murah.

“BI mengapresiasi langkah Pemkot Kota Denpasar yang akan melakukan operasi pasar pada Agustus-Desember. Dengan adanya operasi pasar tentu dapat  memberikan harga yang berimbang terutama pada volatile food seperti cabai dan bawang merah serta kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya

Trisno juga menyampaikan menyampaikan, untuk jangka panjang perlu dibentuknya perusahaan daerah pangan sebagai agregator dalam  mengurangi rantai distribusi.  Selain itu  juga diperlukan modernisasi pertanian dan efisiensi biaya produksi, pemanfaatan Controlled Atmosphere Storage (CAS), pembangunan pasar induk untuk komoditas bahan pokok dan hortikultura serta memonitor distribusi di pintu masuk dan keluar pelabuhan. (RO/A-1)

Baca Juga

DOK MI

Ribuan UMKM Tumbuh Di Lamongan Selama Pandemi Covid-19

👤M Yakub 🕔Jumat 30 September 2022, 22:28 WIB
PEMKAB Lamongan, Jawa Timur menyatakan sebanyak 3.015 pengusaha di wilayahnya memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Sistem Online...
Dok. KEIND

Menkominfo, Menparekraf, dan Gubernur Jateng akan Hadir di Rakernas Perdana KEIND di Solo

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 22:02 WIB
Rapat Kerja yang juga dibarengi dengan acara Entrepreneur Summit ini telah mengundang lebih dari 3.000 UMKM dari seluruh Indonesia yang...
DOK Pribadi.

Rumah Pejuang Kanker Peroleh Bantuan Sicepat dan Indonesia Bisa

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 22:00 WIB
Rumah Pejuang Kanker Ambu yang berdiri sejak 2009 terus berkembang sehingga kini yayasan itu memiliki empat rumah kanker di Jalan Bijaksana...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya