Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Rayakan Natal, Pemkot Denpasar Tekankan Komitmen sebagai Kota Toleran

Rute Suryana
19/12/2025 19:11
Rayakan Natal, Pemkot Denpasar Tekankan Komitmen sebagai Kota Toleran
.(MI/Rute Suryana)

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar mempertegas komitmennya untuk terus merangkul seluruh umat beragama dalam bingkai persatuan guna membangun ibu kota Provinsi Bali tersebut. Hal ini ditegaskan sebagai upaya kolektif menjaga predikat Denpasar sebagai salah satu kota dengan tingkat toleransi tertinggi di Indonesia.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri perayaan Hari Natal Tahun 2025 di Gereja Mawar Sharon (GMS), Desa Padangsambian, Denpasar Barat, Kamis (18/12) malam.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa memberikan apresiasi tinggi kepada umat Kristiani yang telah berperan aktif dalam merajut rasa persaudaraan dan kerukunan di Kota Denpasar. Menurutnya, makna Natal bersifat universal, yakni membawa pesan kasih dan persatuan yang melampaui sekat-sekat perbedaan.

"Sudah menjadi komitmen kami untuk menjadikan Denpasar sebagai kota ter-toleran. Kami merangkul semua umat untuk bersatu membangun kota ini. Selamat Natal 2025 kepada seluruh umat Kristiani, semoga membawa sukacita, damai, dan semakin memupuk persaudaraan antarumat beragama," ujar Arya Wibawa.

Perayaan Natal tahun ini mengangkat tema "Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga". Ibadah dipimpin oleh Pdt. Betha Hasiholan Tamba, yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Pelayanan Umat Kristen (MPUK) Kota Denpasar.

Pdt. Betha menjelaskan bahwa perayaan di GMS tahun ini dihadiri oleh sekitar 700 jemaat. Momentum ini juga menjadi spesial karena menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh pendeta yang bertugas di wilayah Kota Denpasar untuk memperkuat sinergi pelayanan.

Dewan Kehormatan MPUK Kota Denpasar, Yonathan Andre Baskoro, turut menyampaikan apresiasinya atas ruang gerak dan perlindungan yang diberikan pemerintah terhadap hak-hak beragama warga.

"Di Denpasar terdapat kurang lebih 50.000 umat Kristen. Berkat perhatian dan suasana kondusif dari Pemerintah Kota, kami dapat hidup berdampingan dengan rukun dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah," ungkap Yonathan.

Kehadiran jajaran Pemkot Denpasar dalam perayaan Natal ini menjadi simbol nyata hadirnya negara dalam menjamin kerukunan beragama di Bali, sekaligus memperkuat pesan perdamaian menjelang pergantian tahun. (RS/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik