Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menyatakan komitmen kuat untuk menekan angka kemiskinan hingga mencapai target 1,95% pada tahun 2030 mendatang.
Target ambisius ini dicanangkan setelah Denpasar berhasil menanggulangi dampak fluktuasi angka kemiskinan yang dipicu oleh pandemi Covid-19.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Denpasar sempat naik pada 2021 dan 2022 akibat pandemi. Namun, pascapandemi, angka tersebut mulai menurun secara perlahan, hingga pada 2025 ini tercatat mencapai 2,16%.
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, mengakui penurunan tersebut mencerminkan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kendati demikian, ia mengingatkan agar tidak lengah, sebab semakin kecil angka kemiskinan, semakin tinggi upaya yang diperlukan untuk menurunkannya.
“Maka dari itu, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen kuat untuk menurunkan angka kemiskinan hingga mencapai target 1,95% di tahun 2030,” tegas Arya Wibawa saat membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (RKPK) tahun 2025 di Gedung Sewaka Dharma, Selasa (9/12).
Arya Wibawa menekankan bahwa penurunan angka kemiskinan adalah indikator utama untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan makmur, selaras dengan misi Pemkot Denpasar. Ia menyebut kemiskinan tidak hanya disebabkan oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh kurangnya akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan.
"Kemiskinan memberikan dampak yang sangat besar terhadap berbagai sektor kehidupan, baik dari sektor kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, hingga permasalahan keamanan," jelasnya.
Oleh karena itu, upaya pengentasan kemiskinan tidak bisa menjadi tanggung jawab satu sektor, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat.
Arya Wibawa berharap rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan di Kota Denpasar. (RS/P-5)
GUBERNUR Bali Wayan Koster akan mengalokasikan dana bantuan bagi Pecalang di seluruh desa adat di Bali. Bantuan tersebut per desa sebanyak Rp 50 juta untuk bantuan bagi Pecalang.
TEGURAN Presiden Prabowo Subianto tentang sampah di Bali saat ini membangunkan kesadaran kolektif masyarakat Bali untuk menangani sampah.
Ruwetnya persoalan pertanahan di Bali kembali mencuat seiring bergulirnya kasus dugaan kriminalisasi yang menjerat Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali I Made Daging.
GUBERNUR Bali Wayan Koster langsung merespons cepat arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan sampah di pantai Kuta, Bali.
Bali kembali menjadi tuan rumah ajang industri wellness dan kecantikan berskala internasional melalui The Second Bali Wellness and Beauty Expo (BWB Expo) 2026.
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatanÂnya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved