Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 150 personel polisi dari Polres Flores Timur berjalan kaki sepanjang 5 kilometer untuk mengibarkan Bendera Merah Putih Raksasa berukuran 8x12 meter di Bukit Lewonama Postoh, tepatnya di bawah kaki Gunung Ile Mandiri, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (16/8). Kegiatan itu dilaksanakan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia dan menumbuhkan semangat juang.
Kegiatan itu dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Untuk mencapai puncak Bukit Lewonama Postoh tidaklah mudah karena memakan waktu berjam-jam. Selain bukit yang tinggi, perbukitan itu juga sangat terjal. Bila musim penghujan tiba, sepanjang lintasan bukit sangat licin.
Baca juga: Kapolres Flotim Bagikan Bendera Merah Putih Serta Sembako di Desa Terpencil
Namun, para personel Polres Flores Timur pantang menyerah dan penuh semangat. Mereka berjalan kaki sambil menyanyikan lagu Hari Kemerdekaan melewati medan yang terjal dengan ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut.
Benderah merah putih raksasa berukuran 8x12 meter itu dikibarkan di Bukit Lewonama Postoh, tepatnya di Bawah Kaki Gunung ile mandiri. Sebanyak 150 personel dari Polres Flores Timur, NTT terlibat dalam pengibaran bendera raksasa ini,
Kapolres Flores Timur AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika mengatakan aksi ini sebagai bentuk ikut memeriahkan HUT ke-77 RI serta meningkatkan kecintaan anggota polisi, meningkatkan rasa nasionalisme patriotisme serta kebanggaan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menikmati kemerdekaan hingga saat ini. (OL-1)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
Selain menangkap tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan praktik uang palsu
Para tersangka mengaku telah melakukan penyelundupan sebanyak dua kali dengan total volume mencapai 11,2 ton pasir timah.
Penyidik lembaga antirasuah juga memeriksa sejumlah pejabat setingkat kepala bagian dan kepala dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Petugas menemukan satu pucuk pistol berwarna perak yang setelah diperiksa merupakan jenis airsoft gun.
Korban yang baru berusia 12 tahun dihentikan dan diminta tolong mencari adik pelaku bernama 'Rokim'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved