Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI kreativitas dan inovasi dilakukan Pemkab Cianjur, Jawa Barat mendongkrak kunjungan wisatawan. Selain penataan kawasan-kawasan wisata berbasis alam, mulai didorong juga para pelaku usaha menghadirkan kegiatan dalam bentuk festival yang diyakini bisa menjadi daya tarik wisatawan.
Satu di antaranya kegiatan festival kopi yang diselenggarakan belum lama ini. Festival itu diyakini bisa menjadi magnet bagi para wisatawan dari luar daerah berdatangan ke Cianjur.
"Festival kopi ini salah satu cara menarik wisatawan datang ke Cianjur. Kita perkenalkan beragam jenis kopi asli Cianjur yang tak kalah sedap dengan kopi dari daerah lain," kata Bupati Cianjur, Herman Suherman, Jumat (12/8).
Informasi yang dihimpun, zaman dulu, Kabupaten Cianjur merupakan salah satu daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia, terutama jenis arabica. Bahkan, hasil kopi yang diekspor ke berbagai negara itu digandrungi masyarakat di berbagai negara, terutama Eropa.
Konon, pada tahun 1730, Kabupaten Cianjur mampu mengekspor kopi jenis arabica hampir 6 juta pound atau setara 2.721.555 Kg atau 2,7 ton. Saking terkenalnya sebagai penghasil kopi terbaik, kopi juga diabadikan sebagai sebut nama daerah yakni Selakopi. Artinya, tempat
yang berada di sela-sela tanaman kopi.
"Kami berharap, festival kopi bukan hanya bisa mendatangkan wisatawan lokal tapi juga regional, nasional, hingga internasional," tuturnya.
Herman berharap festival kopi bisa dilaksanakan secara berkelanjutan. Festival kopi yang perdana digelar mengangkat tema 'Industri Kopi Cianjur menjadi Salah Satu Tujuan Pariwisata Budaya dan UMKM Berbasis Teknologi' itu merupakan kolaborasi Dinas Koperdagin dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Komunitas Kopi Cianjur dan Kukami Entertainment.
"Saya harapkan kegiatan festival kopi inj menjadi agenda tahunan. Kita kenalkan, kembangkan, dan besarkan produksi kopi Cianjur sekaligus menarik wisatawan agar datang ke Cianjur, terutama para penyuka kopi. Saya yakin, ketika wisatawan sudah merasakan nikmatnya kopi Cianjur, tanpa diminta pun akan datang sendiri. Ini juga akan berdampak terhadap kesejahteraan para petani kopi di Cianjur," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Food & Hotel Indonesia 2022 Sukses dan Gaet 32 Ribu Pengunjung
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
InJourney Hospitality siapkan strategi khusus hadapi libur Lebaran dan Nyepi 2026 di Bali. Cek proyeksi okupansi dan paket promo menginap di sini.
Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menggratiskan biaya penginapan, makan, hingga tiket pesawat bagi 20.000 turis yang terjebak akibat penutupan ruang udara pasca-serangan rudal.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved