Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
TENAGA kesehatan (nakes) di kota Ambon mulai menerima vaksinasi penguat kedua di setiap fasilitas Kesehatan, kata Kepala Dinas Kesehatan kota Ambon, Wendy Pelupessy.
"Kita telah mulai melaksanakan vaksinasi penguat kedua bagi tenaga kesehatan di kota Ambon, menyusul telah dimulainya booster kedua untuk para nakes oleh Kementerian Kesehatan," katanya di Ambon, Kamis (11/8).
Ia mengatakan, pemberian vaksin COVID-19 akan dilakukan secara bertahap dengan jumlah nakes yang ditargetkan mendapat suntikan vaksin booster kedua sebanyak 3.512 orang.
Jenis vaksin booster kedua yang dipakai, yaitu, Moderna dengan dosis separuh dari dosis vaksin booster pertama.
Ia menjelaskan, sesuai petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi, jenis vaksin yang digunakan untuk booster menggunakan vaksin Moderna, dan untuk booster kedua dengan vaksin Moderna juga.
"SDM kesehatan di kota Ambon seluruhnya menggunakan Moderna, maka akan dilanjutkan (booster kedua) dengan Moderna juga,” katanya.
Wendy menyatakan, pelaksanaan vaksinasi bagi nakes sejalan kekosongan persediaan vaksin jenis Moderna, Pfizer dan Astrazeneca karena tingginya animo masyarakat untuk divaksin penguat sejak pemberlakuan aturan vaksin booster bagi pelaku perjalanan.
"Capaian vaksinasi booster SDM kesehatan di Kota Ambon tahap satu mencapai 144,28 persen atau 50.067 orang. Tahap dua sebanyak 133,60 persen atau 4.692 orang," tandasnya. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Covid-19 Masih Naik, Jateng Tetap Gelar PTM 100 Persen
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved