Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERISITAS Terbuka (UT) mengukuhkan empat guru besar, Senin (8/8). Keempatnya adalah Prof. Drs. Udan Kusmawan, M.A., Ph.D, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si, Prof. Dr. Maximus Gorky Sembiring, M.Sc, dan Prof. Dr. Sugilar, M.Pd.
Rektor UT, Prof. Ojat Darojat mengungkap bahwa pengukuhan 4 guru besar tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas layanan tridharma. Kehadiran para guru besar yang ahli di bidangnya masing-masing akan membantu UT untuk terus memberi layanannya yang luas dengan lebih efektif sesuai kebutuhan zaman.
"Tentu ini menjadi satu momentum bagi UT untuk menyatakan bahwa UT sekarang kualitas akademik akan semakin bagus di bawah pengawalan guru besar ini," ujar Ojat, Senin (8/8).
Dijelaskannya, guru besar merupakan benteng dalam mengawal kualitas pendidikan. Apalagi UT tengah bersiap untuk menjadi PTNBH yang lebih mandiri.
"Profesor kita tahu mereka orang-orang yang mumpuni dalam bidang ilmunya dan diharapkan dengan kehadiran mereka sesuai dengan kapasitas akan menjadi awal sejarah kualitas akademik," imbuhnya.
Dengan tambahan empat guru besar, saat ini secara total UT memiliki 16 guru besar. Angka tersebut memang masih cukup rendah dibandingkan dengan total dosen atau pengajar di UT yang mencapai lebih dari 700 orang. Mengingat perguruan tinggi memiliki standar minimal guru besar adalah 10% dari total dosen atau pengajarnya.
Meski demikian, lanjut Ojat, UT mempunyai akses yang luas terhadap guru besar dari perguruan tinggi lain. Dan ke depan, pihaknya akan terus mendorong para dosen atau pengajar di UT untuk bisa menjadi guru besar juga.
"Insya Allah pada akhirnya bisa mengahasilkan lulusan yang bagus yang akan sukses. Harapnya ini akan memberi dampak positif pada setiap lulusan UT," kata dia.
Pada acara pengukuhan tersebut, keempat guru besar memaparkan orasinya masing-masing. Prof. Drs. Udan Kusmawan, M.A., Ph.D menyampaikan orasi berjudul 'A Quadrant For Student Digtal and Online Learning Competencies', Prof. Dr. Maximus Gorky Sembiring, M.Sc dengan orasi 'Mengantisipasi dan Menyiasati Pergeseran Model Bisnis Futuristis Perguruan Tinggi Membangun Generasi Emas Indonesia Mendahului Masa Depan', Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si dengan orasi 'Arah Reformasi Tata Kelola Pendidikan Tinggi', dan Prof. Dr. Sugilar, M.Pd dengan judul 'Pembelajaran Matematika dalam Pendidikan Tinggi Jarak Jauh'. (OL-15)
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Pencapaian gelar guru besar merupakan puncak pengakuan akademik yang tidak diraih secara instan.
Universitas Satya Negara Indonesia secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. Yusriani Sapta Dewi, M.Si. sebagai Guru Besar Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik USNI.
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset pada 2026 hingga Rp12 triliun. Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor, presiden minta kerja sama dengan BRIN
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset mencapai Rp12 triliun pada 2026. Itu disampaikan di hadapan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor dari berbagai perguruan tinggi
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan akan menambah dana riset hingga pada 2026 mencapai Rp12 triliun. Hal itu disampaikan presiden di hadapan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor
UI menegaskan dominasinya di tingkat nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan utama di Asia Tenggara dalam QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026.
Kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat strategis untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi pengelolaan risiko sebelum mereka memasuki dunia kerja.
Unika Atma Jaya terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui berbagai program akademik, non-akademik, serta kesempatan meraih prestasi.
Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) mempercepat langkah internasionalisasi kampus melalui penguatan mutu akademik dan perluasan kerja sama lintas negara.
STEFANIA Giannini (2026), Assistant Director-General for Education UNESCO, mengemukakan sistem pendidikan tinggi memainkan peran strategis dan tak tergantikan dalam membangun masyarakat
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved