Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
REKTOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Hartono menaruh harapan besar kepada 9 guri besar baru yang dikukuhkan pada Selasa (27/1/2025) di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, untuk mengembangkan riset riset unggulan berdampak nyata, baik di tingkat nasional maupun global, yang mampu menjembatani ilmu pengetahuan dan pembangunan.
" Kami berharap ke-9 Guru Besar yang dikukuhkan hari ini secara aktif memperkuat budaya akademik yang kritis, inklusif, dan berkeadaban, sekaligus menjadi teladan dalam membangun iklim akademik yang sehat dan kolaboratif di UNS," kata Prof Hartono usai upacara pengukuhan.
Ia paparkan, untuk mewujudkan UNS sebagai kampus berdampak, ke-9 Guru Besar baru bisa menjadi rujukan intelektual dalam perumusan kebijakan publik dan dalam upaya penyelesaian berbagai persoalan bangsa, sesuai dengan kepakaran masing-masing.
Yang jelas, lanjut mantan Dirut RS UNS itu, pencapaian gelar guru besar merupakan puncak pengakuan akademik yang tidak diraih secara instan. Sebutan profesor, lahir dari perjalanan panjang pengabdian dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, disertai konsistensi dalam menjaga etika akademik dan integritas keilmuan.
“Oleh karena itu, pengukuhan hari ini tidak hanya bermakna personal bagi para gubes dan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi fakultas, universitas, serta dunia akademik Indonesia,” imbuhnya.
Ketua Dewan Profesor UNS, Prof. Dr. Joko Nurkamto menyampaikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para Guru Besar atau Profesor yang baru saja dikukuhkan.
"Profesor merupakan jabatan akademik tertinggi di perguruan tinggi dan bukan sekadar puncak capaian karier akademik, melainkan penanda otoritas keilmuan, kematangan intelektual, serta pengakuan institusional atas kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat," kata Prof Joko.
Universitas Satya Negara Indonesia secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. Yusriani Sapta Dewi, M.Si. sebagai Guru Besar Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik USNI.
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset pada 2026 hingga Rp12 triliun. Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor, presiden minta kerja sama dengan BRIN
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset mencapai Rp12 triliun pada 2026. Itu disampaikan di hadapan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor dari berbagai perguruan tinggi
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan akan menambah dana riset hingga pada 2026 mencapai Rp12 triliun. Hal itu disampaikan presiden di hadapan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor
Prof Sri Yunanto memaparkan visi besar Indonesia pada satu abad kemerdekaannya. Ia menetapkan sejumlah indikator utama yang menjadi syarat mutlak terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved