Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Prabowo Tambah Dana Riset Jadi Rp12 Triliun Usai Kumpulkan Guru Besar, Minta Perkuat Kerja sama dengan BRIN

Media Indonesia
15/1/2026 20:57
Prabowo Tambah Dana Riset Jadi Rp12 Triliun Usai Kumpulkan Guru Besar, Minta Perkuat Kerja sama dengan BRIN
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025).(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz)

PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset pada 2026 hingga Rp12 triliun. Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (15/1).  Presiden Prabowo meminta agar universitas memperkuat kerja sama, termasuk dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa dana riset di perguruan tinggi saat ini sebesar Rp8 triliun (0,34 persen) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana itu kini naik Rp4 triliun.

"Bapak Presiden langsung memutuskan untuk memberikan tambahan dana anggaran sebesar Rp4 triliun," kata Prasetyo Hadi, seusai pertemuan itu.

Untuk prioritas bidang riset, ujar dia, Presiden minta perguruan tinggu mendukung program swasembada pangan, swasembada energi, industrialisasi dan hilirisasi.

Pasalnya, kata Mensesneg, pemerintah akan melakukan groundbreaking sejumlah proyek terkait sehingga membutuhkan sumber daya manusia di bidang teknologi. 

"Tahun ini akan mulai dilakukan groundbreaking besar-besaran yang tentunya membutuhkan sumber daya-sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," terang Prasetyo.

Tambahan dana riset akan berlaku pada 2026. "Tahun ini. Jadi diminta untuk masuk di tahun anggaran 2026," sambung Prasetyo.

Anggaran tambahan untuk riset sebesar 4 triliun rupiah akan diberikan bagi perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi usai taklimat Presiden bagi para rektor dan guru besar di Istana Kepresidenan Jakarta. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik