Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Universitas Harvard meraih kemenangan besar dalam perseteruannya dengan pemerintahan Donald Trump. Seorang hakim federal pada Rabu (4/9) memutuskan pembekuan dana riset senilai lebih dari US$2 miliar (sekitar Rp30 triliun) yang dilakukan Gedung Putih tidak sah dan harus dicabut.
Hakim Distrik AS Allison Burroughs menilai alasan pemerintahan Trump yang mengaitkan kebijakan tersebut dengan isu antisemitisme hanyalah dalih. “Sulit menyimpulkan selain bahwa antisemitisme dijadikan kedok untuk serangan ideologis terhadap universitas terkemuka negeri ini,” tulis Burroughs dalam putusannya.
Ia juga menegaskan tindakan itu berisiko merusak penelitian penting yang menyangkut keselamatan publik, mulai dari pencegahan bunuh diri veteran, riset penyakit Lou Gehrig, hingga proyek NASA.
Meski mengakui Harvard sempat lalai dalam menangani kasus antisemitisme di kampus, Burroughs menegaskan penanganan masalah itu tidak bisa dilakukan dengan mengorbankan kebebasan berpendapat yang dijamin Konstitusi AS. Ia juga secara resmi membatalkan “Freeze Order” yang diterbitkan April lalu dan melarang pemerintah menahan dana tambahan untuk Harvard atas dasar diskriminasi tanpa prosedur hukum yang jelas.
Putusan ini menjadi pukulan bagi Trump, yang belakangan gencar menekan kampus-kampus elite. Sebelumnya, Columbia dan Brown memilih berdamai dengan pemerintah dengan membayar ratusan juta dolar agar dana riset mereka dipulihkan. Harvard menjadi satu-satunya universitas yang memilih menghadapi Gedung Putih langsung di pengadilan.
Namun, konflik ini belum berakhir. Gedung Putih menyatakan akan mengajukan banding. Juru bicara Liz Huston menuding keputusan Burroughs bias karena ia merupakan hakim yang diangkat oleh Barack Obama. Sementara itu, Presiden Trump secara terbuka menuntut Harvard membayar denda sedikitnya US$500 juta dan bahkan mengancam akan mencari cara lain menekan universitas tersebut, termasuk lewat paten dan izin mahasiswa internasional.
Pertarungan hukum ini diperkirakan masih akan berlanjut, dengan dampak besar terhadap masa depan pendanaan riset dan kebebasan akademik di kampus-kampus bergengsi Amerika Serikat. (CNN/Z-2)
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
SERUAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kian gencar agar AS merebut atau memperoleh Greenland memicu gelombang kritik baru, termasuk dari kalangan Partai Republik sendiri.
PENTAGON di bawah Donald Trump menginstruksikan sekitar 1.500 personel militer aktif yang bermarkas di Alaska untuk bersiaga menghadapi kemungkinan penugasan ke Minnesota,
UNI Eropa mulai mempertimbangkan langkah balasan keras terhadap Amerika Serikat (AS) menyusul ancaman Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tarif tinggi dan tekanan terkait Greenland.
Hakim federal membatalkan dakwaan terhadap James Comey dan Letitia James setelah menyatakan penunjukan Jaksa AS Sementara Lindsey Halligan oleh Presiden Donald Trump tidak sah.
Hakim federal AS menolak tuntutan penjualan Chrome. Namun mewajibkan Google longgarkan praktik monopoli.
Hakim federal di California memutuskan langkah Presiden AS Donald Trump tempatkan Garda Nasional di Los Angeles, melanggar hukum.
Seorang hakim federal AS menghentikan sementara deportasi Kilmar Abrego Garcia, imigran asal El Salvador yang menghadapi dakwaan perdagangan manusia.
Hakim federal tolak permintaan DOJ membuka transkrip dan bukti sidang kasus Jeffrey Epstein.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved