Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUK kerajinan unggulan Provinsi Kalimantan Selatan berupa tas anyaman purun dan kain sasirangan banyak diminati dan menjadi salah satu produk yang laris manis di pasar Amerika. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalsel jajaki peluang ekspor produk unggulan UMKM ke sejumlah negara bagian Amerika dan Eropa.
"Produk kerajinan UMKM asal Kalsel banyak diminati pasar luar negeri. Beberapa waktu lalu, Apindo telah melakukan ekspor produk kerajinan tas purun dan sasirangan ke Amerika dan dalam waktu singkat habis terjual," ungkap Ketua Apindo Kalsel Supriadi, Minggu (31/7).
Sebelumnya, Apindo Kalsel berhasil melakukan ekspor tas purun dan sasirangan Kalsel ke Amerika dengan nilai transaksi US$75.000 atau senilai Rp1,12 miliar.
"Dalam waktu dekat kita akan kembali melakukan ekspor produk-produk kerajinan asal Kalsel ini," imbuh Supriadi yang memiliki bisnis di Amerika.
Dikatakannya, saat ini sudah terbangun jaringan bisnis bekerja sama dengan diaspora di 10 negara bagian Amerika seperti Seattle, Colorado, Chicago, Las Vegas, New York, Los Angeles, Florida, Ohio, Nevada dan Alabama. Selain pasar Amerika, Apindo juga membidik pasar negara-negara Eropa dan kawasan Asia.
Baca juga: Masyarakat Desa Gambut di Kalsel Lestarikan Kain Sasirangan
Supriadi yang akan maju dalam bursa pemilihan Ketua Kadin Kalsel ini juga mengatakan produk UMKM Kalsel cukup potensial untuk dipasarkan ke mancanegara. Untuk itu pihaknya berharap adanya dukungan pemerintah daerah terkait pembinaan UMKM agar mampu menghasilkan produk berkualitas dan memenuhi selera pasar ekspor.
Dalam rangka pengembangan potensi pasar ekspor produk kerajinan ini, Apindo Kalsel bekerja sama dengan sejumlah UMKM di sejumlah daerah seperti Kabupaten Barito Kuala dan Tapin.
Terpisah, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyatakan komitmennya dalam memajukan UMKM daerah agar mampu berkembang dan menjangkau pasar ekspor. Serta komitmen dalam percepatan belanja PDN dan pemanfaatan e-katalog di Kalsel.(OL-5)
Founder Jenama lokal Unerd, Yoseph Putera Soesanto, menegaskan bahwa kualitas brand lokal saat ini sudah mampu diadu dengan deretan brand internasional ternama.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi ekosistem ekonomi yang baru.
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
DIKENAL dengan karya seni mural yang telah mendunia, seniman yang dikenal dengan sisi misteriusnya yang enggan mengungkap identitas aslinya, Darbotz, kini hadir dengan karya baru.
Lebih dari 3500 pelaku UMKM telah menerima pelatihan dasar, sementara 170 UMKM terpilih menjalani pendampingan mendalam.
Ia menilai antusiasme pelaku UMKM maupun masyarakat menunjukkan bahwa produk kreatif Tangsel semakin diterima dan dibanggakan selama empat hari pelaksanaan festival.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank BPD Bali I.
Pemerintah menegaskan terus mendorong pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama meningkatkan daya saing UMKM.
Kemenko PM kembali menggelar Festival Jejak Jajanan Nusantara 2026 pada 6–8 Maret di GBK Senayan, Jakarta.
mendukung gagasan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dikembangkan dan dikuatkan untuk menghidupkan perekonomian rakyat yang riil.
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved