Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SERATUSAN warga Desa Purwasedar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kercunan. Diduga warga keracunan nasi kotak yang diberikan oleh salah seorang warga yang mengadakan syukuran sepulangnya beribadah haji di Arab Saudi.
"Warga yang diduga alami keracunan nasi kotak di Kecamatan Ciracap tersebut sementara ini sebanyak 129 orang," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciracap Dadang Priatna di Sukabumi, Jumat (29/7).
Dari jumlah tersebut, kata Dadang Priatna, tinggal delapan orang yang dirawat di Puskesmas Ciracap dan delapan lainnya dirujuk ke RSUD Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.
Informas dari berbagai sumber menyebutkan keracunan massal tersebut berawal saat acara syukuran pasangan suami istri warga Kampung Ciceuri, RT 012/ 003, Desa Purwasedar pada hari Kamis (28/7) sekitar pukul 16.00 WIB. Pasangan ini mengundang sekitar 150 warga.
Warga yang mengikuti acara syukuran tersebut pun saat pulang mendapat bingkisan berupa nasi kotak dengan menu nasi putih, ayam goreng serundeng, mi goreng, dan lainnya. Usai acara tersebut, sebagian warga menyantap nasi kotak tersebut di lokasi.
Setelah menyantap menu nasi kotak tersebut, mereka tidak merasakan adanya gejala keracunan. Namun, gejala keracunan seperti mual, pusing, buang air, dan muntah mulai dirasakan para korban pada Jumat (29/7) sekitar pukul 10.30 WIB.
Petugas puskesmas yang kewalahan dengan membeludaknya jumlah pasien yang datang dan keterbatasan bangsal terpaksa sebagian korban mendapat perawatan di berbagai ruangan. Setelah diberikan pengobatan, mayoritas warga memilih rawat jalan di rumahnya masing-masing.
"Petugas medis dan unsur Muspika Ciracap masih berada di puskesmas untuk antisipasi kemungkinan masih adanya masyarakat yang mengalami keracunan yang belum mendapatkan penanganan medis," tambah Dadang.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri mengatakan bahwa pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menetapkan kasus keracunan massal ini sebagai kejadian luar biasa (KLB) karena jumlah korban terdampak massal meskipun belum ada laporan jatuhnya korban jiwa.
Ia mengatakan bahwa mayoritas warga yang mengalami gejala keracunan sudah pulang dan kondisi kesehatannya berangsur pulih. Untuk mengungkap penyebab kejadian ini, pihak dari dinkes dan kepolisian setempat sudah mengambil sampel makanan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. (Ant/OL-15)
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati menegaskan pengawasan ketat bahan baku dan alat dapur SPPG guna mencegah insiden keamanan pangan pada program Makan Bergizi Gratis.
Puslabfor Mabes Polri melakukan olah TKP lanjutan dan mengambil sampel makanan serta air mineral dalam kasus penemuan tiga jenazah satu keluarga di Warakas, yang diduga keracunan makanan
Polisi menyebut tiga korban satu keluarga yang ditemukan tewas di kontrakan Warakas, Jakarta Utara, mengeluarkan busa dari mulut. Penyebab kematian masih diselidiki.
Polres Metro Jakarta Utara menyelidiki dugaan keracunan makanan yang menewaskan tiga penghuni kontrakan di Jalan Warakas. Polisi masih melakukan olah TKP.
Polisi mengevakuasi tiga jasad korban yang diduga keracunan makanan dari kontrakan di Jalan Warakas, Jakarta Utara, ke RS Polri Kramat Jati dan menunggu hasil uji penyebab kematian.
Seorang ibu dan dua anak ditemukan tewas di rumah kontrakan Jalan Warakas, Jakarta Utara. Polisi mengamankan bungkus makanan dan menyelidiki penyebab kematian.
Salah satu pemicu terjadinya kekerasan yang merenggut nyawa Nizam adalah kegagalan memproses hukum laporan-laporan kekerasan sebelumnya.
Layanan pengaduan ke akun media sosialnya baik Instagram maupin Tiktok akan ditampung dan ditindaklanjuti.
Pergerakan tanah di wilayah itu berdampak terhadap 10 kepala keluarga. Saat ini, mayoritas penyintas mengungsi di rumah kerabat, bahkan ada yang menyewa atau mengontrak rumah.
Pada Januari dilaporkan terjadi 54 kasus DBD. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Jajaran kepolisian dipastikan bekerja keras untuk mengungkap kasus tersebut. Langkah mengusut perkara itu dilakukan secara transparan dan profesional.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved