Selasa 19 Juli 2022, 18:00 WIB

Kawanan Perampok di Jambi Didor Polisi, Satu Orang Tewas

Solmi | Nusantara
Kawanan Perampok di Jambi Didor Polisi, Satu Orang Tewas

DOK.MI
Ilustrasi perampokan

 

TIM Resmob Polda Jambi meringkus tiga pelaku perampokan yang terjadi di Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Satu orang  di antaranya tewas ditembak karena melakukan perlawanan .

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Komisaris Besar Andri Ananta Yudhistira, Selasa (19/7), mengatakan, ketiga pelaku ditangkap tim Resmob dan Polres Muaro Jambi di dua tempat yang berbeda di Provinsi Sumatra Selatan.

"Kita berhasil menangkap tiga dari tujuh pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah Sungai Bahar, Muaro Jambi itu," kata Andri Ananta.  

Kronologis kejadian perampokan terjadi di dua tempat berbeda yaitu di Desa Talang Bukit Kecamatan Bahar Utara dan Desa Panca Mulya Kecamatan Sungai Bahar.

Tim Resmob Polda Jambi mendapat informasi kejadian pada Jumat (15/7) bahwa pelaku berada di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. Tim Resmob segera melakukan pengejaran untuk menangkap tersangka. Tiga tersangka  yang diamankan yakni S, 46 tahun, T, 52, dan D, 38.


Baca juga: Polresta Manado Tangkap Lima Pelajar Terduga Pelaku Penganiayaan


"Pelaku T dan S sempat melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur oleh petugas, pelaku T langsung dilarikan ke rumah sakit oleh personel dan dilakukan perawatan namun meninggal dunia," ungkap Dirreskrimum.

Adapun modus pencurian dengan kekerasan di kedua tempat tersebut sama. Kawanan pelaku memasuki rumah korban dengan mencongkel jendela rumah pada dini hari di saat korban sedang tidur.

Pelaku saat melihat korban terbangun langsung menyekap dan mengikatnya serta mengancam akan membunuh dengan menggunakan senjata tajam. Kemudian pelaku mengambil barang-barang berharga milik korban.

"Pada kejadian tersebut pelaku juga melakukan pelecehan dengan mengancam akan memperkosa anak korban di depan keluarganya jika tidak segera menyerahkan barang berharga yang disimpan korban,"  jelas Andri Ananta.

Barang bukti yang diamankan yaitu 1 pucuk senjata api jenis FN hitam dengan amunisi 12 butir, 1 pucuk senjata api rakitan jenis Revolver chroom dengan amunisi 4 butir, 1 pucuk senapan angin hijau, uang tunai sejumlah Rp1,2 juta, kalung emas, gelang emas, cincin emas, dan barang pribadi korban lainnya.

"Kami masih mengejar empat DPO," sebut Dirreskrimum.

Dia menambahkan para pelaku dikenakan pasal 365 KUHP ayat 1 dan 2  tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana kurungan paling lama 12 tahun penjara. (Ant/OL-16)

Baca Juga

dok.ist

Ganjar: Rakyat Indonesia Selalu Punya Cara untuk Bersatu

👤Haryanto 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 19:48 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyebut rkayat Indonesia selalu memiliki cara untuk...
DOK MI

25 Persen Nakes di Kota Padang Sudah Dapatkan Dosis Booster Kedua

👤Yose Hendra 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 19:33 WIB
SEBANYAK 25 persen tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Padang, Sumbar sudah mendapatkan vaksinasi covid-19 dosis keempat atau booster...
Dok. Pribadi

Wagub NTT Tekankan Pentingnya Pemanfaatan Kekayaan Intelektual

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 19:33 WIB
Josef mengatakan, masyarakat NTT patut berbangga karena telah diwarisi berbagai macam kekayaan intelektual oleh nenek...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya